Ikuti Kami
kabarmalam.com

Mahasiswa Geruduk Senayan, Tuntut DPR Jadi Penyambung Lidah Rakyat Soal BBM dan Stabilitas Ekonomi

Husnul | kabarmalam.com
Jumat, 19 Jun 2026 21:04 WIB
Mahasiswa Geruduk Senayan, Tuntut DPR Jadi Penyambung Lidah Rakyat Soal BBM dan Stabilitas Ekonomi

Kabarmalam.com — Gedung kura-kura Senayan kembali menjadi saksi bisu riuhnya aspirasi kaum intelektual muda. Pada Jumat (19/6/2026), Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, secara resmi menerima audiensi perwakilan mahasiswa yang sebelumnya menggelar aksi massa di depan gerbang parlemen. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Abdul Muis ini menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk menagih peran nyata legislatif sebagai penyambung lidah rakyat di tengah gejolak ekonomi yang kian menghimpit.

Dhenni Ribowo, perwakilan mahasiswa dari Universitas Trisakti, menegaskan bahwa kedatangan mereka membawa misi besar terkait keresahan masyarakat di akar rumput. Fokus utamanya adalah kebijakan pemerintah yang dinilai belum berpihak sepenuhnya pada kesejahteraan rakyat kecil. Ia menyoroti bagaimana masalah kelangkaan BBM subsidi telah menjadi bola panas yang memicu efek domino bagi perekonomian warga.

Baca Juga  Jeritan Korban Hanania Travel di Senayan: Kami Hanya Ingin Hak Kembali, Bukan Janji Palsu

Jeritan ‘Isu Perut’ dan Stabilitas Ekonomi

Dalam dialog yang berlangsung hangat namun tetap kritis tersebut, Dhenni mengungkapkan bahwa ada beberapa poin tuntutan yang langsung mendapat respons dari pimpinan dewan. Meski begitu, pihaknya tidak ingin sekadar janji manis di atas kertas.

“Ada beberapa hal yang tadi langsung terjawab dan diberikan penyelesaiannya, tetapi masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang kami tunggu komitmen nyatanya. Harapan kami, DPR benar-benar menjadi penyambung lidah kami. Jangan coba-coba bermain dengan isu perut masyarakat. Jika rakyat sudah lapar dan emosi, maka pemerintah sendirilah yang akan menanggung konsekuensinya,” tegas Dhenni dengan nada lugas.

Mahasiswa menekankan bahwa stabilitas ekonomi, baik dari sisi kebijakan fiskal maupun moneter, harus menjadi prioritas utama. Menjaga harga bahan pokok tetap terjangkau dan memastikan ketersediaan BBM adalah harga mati yang dituntut oleh massa aksi guna mencegah krisis sosial yang lebih dalam.

Baca Juga  Menanti Keadilan bagi Andrie Yunus: Sidang Tuntutan 4 Prajurit TNI Ditunda hingga Awal Juni

Langkah Cepat Pimpinan DPR di Ruang Audiensi

Menanggapi tuntutan tersebut, Sufmi Dasco Ahmad menunjukkan langkah proaktif. Di hadapan para mahasiswa, ia langsung menghubungi jajaran pemerintah terkait, termasuk berkoordinasi dengan Bahlil Lahadalia untuk membahas persoalan distribusi BBM yang tengah karut-marut. Langkah ini diapresiasi oleh mahasiswa sebagai bentuk respons cepat, meski mereka tetap akan mengawal realisasinya di lapangan.

“Kami mengapresiasi pimpinan DPR yang langsung menelepon pihak eksekutif. Kini, kami tinggal menunggu janji tersebut dituai hasilnya dalam waktu dekat,” tambah Dhenni.

Daftar Kehadiran Tokoh Parlemen

Audiensi ini tidak hanya dihadiri oleh Sufmi Dasco Ahmad. Sejumlah tokoh penting parlemen turut duduk bersama mendengarkan aspirasi mahasiswa, di antaranya:

  • Saan Mustopa (Wakil Ketua DPR RI)
  • Habiburokhman (Ketua Komisi III DPR)
  • Rano Alfath (Wakil Ketua Komisi III DPR)
  • Nazaruddin Dek Gam (Ketua Majelis Kehormatan Dewan)
Baca Juga  Geger Sumpah Injak Al-Qur'an di Lebak: Berawal dari Sengketa Makeup, Berujung ke Ranah Hukum

Di sisi lain, perwakilan massa yang hadir berasal dari berbagai elemen organisasi dan kampus, termasuk HMI, mahasiswa Universitas Mercu Buana, serta Universitas Trisakti. Setelah audiensi berakhir, situasi di sekitar Gedung DPR dilaporkan berangsur kondusif dan arus lalu lintas kembali normal. Namun, para mahasiswa berjanji akan terus menjadi pengawas setia bagi setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah maupun DPR.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul