Ikuti Kami
kabarmalam.com

Momen Ikonik Pimpinan DPR Sufmi Dasco Ahmad: Antar Mahasiswa Hingga Naik ke Atas Mobil Komando

Husnul | kabarmalam.com
Jumat, 19 Jun 2026 20:04 WIB
Momen Ikonik Pimpinan DPR Sufmi Dasco Ahmad: Antar Mahasiswa Hingga Naik ke Atas Mobil Komando

Kabarmalam.com — Suasana di depan kompleks parlemen Senayan, tepatnya di kawasan Jalan Gatot Subroto, mendadak berubah riuh saat malam mulai menyelimuti ibu kota pada Jumat (19/6/2026). Tak sekadar berakhir di meja perundingan yang formal, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memilih langkah yang cukup menyita perhatian publik: ia mengantar langsung delegasi mahasiswa keluar dari gedung parlemen untuk kembali bergabung dengan barisan massa.

Berdasarkan pantauan tim di lapangan, momen tersebut terjadi sekitar pukul 19.35 WIB. Dasco tidak sendirian; ia tampak didampingi oleh Wakil Ketua DPR lainnya, Saan Mustopa. Keduanya melangkah mantap melewati pintu akses kecil yang berbatasan langsung dengan trotoar jalan raya, tempat di mana ratusan mahasiswa masih bertahan menyuarakan aspirasi mereka.

Baca Juga  Diguyur Hujan Deras, Permukiman di Cimanggis Depok Kebanjiran Akibat Kali Meluap

Kehadiran dua petinggi legislatif ini di tengah kerumunan massa aksi seolah mencairkan ketegangan yang sempat menyelimuti kawasan tersebut sejak siang hari. Setibanya di titik aksi, Sufmi Dasco Ahmad dan Saan Mustopa langsung berbaur dengan para demonstran. Sambutan hangat berupa riuh rendah suara dan tepuk tangan dari para mahasiswa pun menggema, menciptakan atmosfer yang lebih kondusif dibandingkan jam-jam sebelumnya.

Sebagai bentuk transparansi dan komunikasi langsung, para mahasiswa memberikan ruang bagi Dasco untuk menaiki mobil komando. Dari atas kendaraan tersebut, Dasco berdiri berdampingan dengan para koordinator lapangan, menunjukkan sikap terbuka dalam mendengarkan setiap butir tuntutan yang diajukan oleh kaum intelektual muda tersebut.

Baca Juga  Mahasiswa Geruduk Senayan, Tuntut DPR Jadi Penyambung Lidah Rakyat Soal BBM dan Stabilitas Ekonomi

Langkah turun langsung ke lapangan ini dilakukan tepat setelah proses audiensi antara perwakilan massa dan pimpinan dewan selesai dilakukan di dalam gedung. Tindakan ini dipandang sebagai upaya persuasif untuk memastikan pesan-pesan dari demonstrasi kali ini tersampaikan dengan baik tanpa adanya gesekan fisik di lapangan.

Sebelumnya, kondisi di sekitar kawasan tersebut memang cukup padat, namun dengan selesainya pertemuan dan sikap kooperatif dari kedua belah pihak, situasi perlahan mulai menunjukkan titik terang bagi kelancaran arus lalu lintas maupun penyelesaian dialog politik yang sedang berlangsung.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul