Tragedi Bus ALS Terbakar di Jalinsum Muratara, Enam Penumpang Diduga Tewas Terjebak
Rabu, 06 Mei 2026 17:04 WIB
Kabarmalam.com — Sebuah insiden kebakaran hebat melanda bus Antar Lintas Sumatera (ALS) saat melintasi Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, pada Rabu (6/5/2026) siang. Peristiwa yang terjadi di tengah teriknya matahari tersebut menyisakan duka mendalam dengan laporan sementara yang menyebutkan adanya enam korban jiwa.
Api dengan cepat berkobar dan menghanguskan seluruh badan kendaraan yang sedang melaju di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Simpang Danau, Kecamatan Karang Jaya. Saksi mata di lokasi kejadian menggambarkan situasi mencekam saat asap hitam membubung tinggi ke langit, memicu kepanikan luar biasa bagi warga sekitar dan pengendara lain yang tengah melintas. Banyak pengendara terpaksa berhenti dan menjauh karena khawatir akan adanya ledakan susulan dari tangki bahan bakar kendaraan besar tersebut.
Investigasi Kepolisian di Lokasi Kejadian
Pihak kepolisian segera bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan area dan melakukan pendataan awal. Kasat Lantas Polres Muratara, AKP M Karim, membenarkan terjadinya musibah kecelakaan bus tersebut yang menyita perhatian publik. Meski demikian, kepolisian masih harus melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan pemicu utama munculnya api di badan bus.
“Benar, ada satu unit bus yang terbakar hebat di wilayah Kecamatan Karang Jaya. Saat ini, anggota kami sudah berada di lapangan untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi guna mengetahui kronologi pastinya,” jelas AKP M Karim saat dikonfirmasi mengenai laporan awal kejadian tersebut.
Evakuasi dan Penanganan Korban Jiwa
Kabar duka mengenai jatuhnya korban jiwa diperkuat oleh pernyataan dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Mugono, selaku Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Muratara, mengungkapkan bahwa dugaan sementara terdapat enam orang penumpang yang tidak sempat menyelamatkan diri saat api dengan cepat menjalar ke seluruh kabin.
“Informasi yang kami terima menyebutkan adanya korban meninggal dunia. Tim pemadam kebakaran sudah mendahului ke lokasi, dan kami saat ini sedang bergerak menyusul dengan membawa enam kantong mayat sebagai langkah antisipasi proses evakuasi korban dari dalam bangkai kendaraan,” tutur Mugono dengan nada prihatin.
Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman dan pendinginan sisa-sisa bus masih terus berlangsung. Kejadian ini menambah catatan kelam transportasi di wilayah Sumatera Selatan, terutama pada rute lintas provinsi yang dikenal padat jadwal. Pihak berwenang terus mengimbau agar para penyedia jasa transportasi selalu melakukan pengecekan rutin terhadap kelaikan armada bus ALS maupun kendaraan umum lainnya demi menjamin keselamatan penumpang di jalan raya.