HUT ke-499 Jakarta: Gemuruh Perayaan di Rasuna Said dan Komitmen Jakarta Bersih
Sabtu, 09 Mei 2026 21:34 WIB
Kabarmalam.com — Wajah koridor Jalan H.R. Rasuna Said berubah drastis pada Sabtu malam. Kawasan yang biasanya dipenuhi hiruk-pikuk diplomat dan pebisnis, kini disulap menjadi panggung rakyat yang megah dalam rangka Deklarasi Gerakan Pilah Sampah serta Pencanangan HUT ke-499 Jakarta. Festival ini tidak hanya menjadi perayaan usia kota, tetapi juga menjadi momentum bagi warga untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 18.55 WIB menunjukkan kepadatan warga di area Pedestrian Plaza Festival Kuningan. Meski langit Jakarta sempat menumpahkan rintik hujan, hal tersebut sama sekali tidak menyurutkan animo pengunjung. Beragam instalasi yang menggambarkan perjalanan sejarah Jakarta dari masa ke masa serta deretan stan kuliner nusantara menjadi daya tarik utama yang memikat perhatian massa.
Magnet Hiburan dan Semangat Generasi Muda
Salah satu pengunjung, Azmi, yang sengaja datang dari Medan, mengaku rela meluangkan waktu setelah melihat informasi acara ini yang sempat viral di media sosial. Baginya, kemasan acara yang modern dan relevan dengan anak muda adalah alasan utama ia hadir di jantung ibu kota malam itu.
“Awalnya lihat di Instagram, masuk FYP (For Your Page). Kontennya menarik, jadi saya penasaran untuk datang. Apalagi ada penampilan Pee Wee Gaskins, itu magnet utama buat saya,” ujar Azmi saat berbincang dengan tim di Plaza Festival Kuningan. Ia juga menyelipkan harapan agar Jakarta terus bertransformasi menjadi kota yang lebih tertata dengan masyarakat yang harmonis.
“Harapannya, Jakarta bisa lebih baik lagi dari sisi tata kota. Selain itu, kerukunan warganya juga penting. Kita harus saling menjaga agar Jakarta tetap ‘menyala’,” tambahnya penuh semangat.
Misi Revitalisasi dan Gerakan Jakarta Bersih
Suharini Eliawati, Asisten Perekonomian dan Keuangan (Asperkeu) Sekda Provinsi DKI Jakarta, menjelaskan bahwa ada misi besar di balik pemilihan lokasi di koridor H.R. Rasuna Said. Menurutnya, acara ini mengusung dua konsep utama yang saling berkaitan.
Pertama adalah memperkenalkan progres penataan kawasan strategis ini kepada publik. Salah satu tonggak pentingnya adalah pembersihan tiang-tiang monorel yang sempat terbengkalai selama puluhan tahun, yang ditargetkan rampung sepenuhnya pada Juni 2026. Kedua, adalah peluncuran gerakan ‘Jaga Jakarta Bersih: Pilah Sampah’.
“Sampah bukan hanya urusan pemerintah, tapi tanggung jawab bersama mulai dari sumbernya. Besok akan ada deklarasi bersama masyarakat untuk mulai memilah sampah secara mandiri,” jelas Suharini. Ia menambahkan bahwa pemilihan kawasan Kuningan juga bertujuan untuk menghidupkan kembali pusat-pusat ekonomi baru atau ‘hub’ yang dapat memacu pertumbuhan ekonomi di sekitar Pasar Festival.
Menuju Jakarta Lima Abad
Pemprov DKI Jakarta berharap pencanangan usia ke-499 ini menjadi batu loncatan menuju perayaan lima abad Jakarta tahun depan. Kawasan Rasuna Said dipilih karena nilai historisnya sebagai pahlawan nasional wanita sekaligus pusat diplomasi internasional dengan banyaknya kantor kedutaan besar di sepanjang jalur tersebut.
Rangkaian acara ini dipastikan masih akan berlanjut hingga Minggu pagi dengan agenda olahraga bersama dan kampanye kebersihan lingkungan. Bagi masyarakat yang ingin merasakan atmosfer pesta rakyat sekaligus mendukung gerakan lingkungan, acara ini masih terbuka untuk umum secara gratis di kawasan Pedestrian Plaza Festival Kuningan. Mari jadikan Jakarta kota yang tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga bersih secara nurani dan lingkungan.