Janji Prabowo dari Ujung Utara: Renovasi Total Puskesmas Miangas yang Tak Tersentuh Sejak Era Soeharto
Sabtu, 09 Mei 2026 18:06 WIB
Kabarmalam.com — Langkah kaki Presiden Prabowo Subianto akhirnya menapak di tanah Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Sabtu (9/5/2026). Kunjungan ini bukan sekadar seremoni kenegaraan biasa, melainkan membawa misi strategis untuk membenahi layanan kesehatan di titik paling utara Indonesia yang selama puluhan tahun seolah terlupakan.
Dalam kunjungannya ke satu-satunya Puskesmas di Pulau Miangas, Presiden mendapati fakta yang cukup memprihatinkan. Berdasarkan laporan yang ia terima langsung di lokasi, bangunan fasilitas kesehatan vital tersebut ternyata belum pernah mendapatkan sentuhan renovasi besar sejak era kepemimpinan Presiden ke-2 RI, Soeharto.
Kondisi yang Terabaikan Sejak Era Orde Baru
Prabowo mengungkapkan rasa terkejutnya setelah berdiskusi dengan jajaran menteri dan melihat langsung kondisi fisik bangunan. “Tadi Pak Menkes berbisik kepada saya, katanya sudah sekian puluh tahun sejak zaman Pak Harto, puskesmas ini belum pernah diperbaiki,” ujar Prabowo saat menyapa warga Miangas dengan penuh kehangatan.
Melihat urgensi tersebut, Presiden langsung mengambil langkah tegas. Ia menyatakan bahwa pemerintah pusat akan segera merombak total puskesmas tersebut agar layak melayani masyarakat di beranda depan NKRI. Tak hanya di Miangas, Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk melakukan standarisasi dan perbaikan seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama di seluruh penjuru tanah air dalam waktu dekat.
Peningkatan Fasilitas dan Kesejahteraan Tenaga Medis
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menambahkan bahwa peninjauan ini mencakup diskusi mendalam dengan para pejuang kesehatan di garis depan. Presiden secara saksama mencatat setiap aspirasi, mulai dari keterbatasan obat-obatan hingga minimnya perlengkapan medis yang memadai.
Bukan hanya soal perbaikan fisik bangunan, pemerintah telah merancang paket bantuan komprehensif untuk wilayah Miangas, yang meliputi:
- Pengadaan armada ambulans baru untuk mempermudah mobilisasi pasien darurat.
- Penambahan jumlah dokter dan tenaga kesehatan perawat secara signifikan.
- Pemberian tunjangan profesi khusus sebagai bentuk apresiasi bagi mereka yang mengabdi di wilayah terpencil dan terluar.
“Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang turut mendampingi Presiden sudah mendapatkan instruksi langsung untuk memastikan pelaksanaannya berjalan cepat. Semua kebutuhan medis di pulau ini harus segera terealisasi secepat mungkin,” tegas Teddy.
Transformasi ini diharapkan mampu menghapus ketimpangan fasilitas kesehatan antara pusat kota dan wilayah perbatasan. Bagi Prabowo, memastikan warga di garda terdepan nusantara mendapatkan akses medis yang mumpuni adalah prioritas kedaulatan yang tidak bisa ditawar lagi.