Pelarian Berakhir di Malaysia, Bareskrim Ringkus Pengendali Uang Gembong Narkoba Fredy Pratama
Jumat, 19 Jun 2026 13:34 WIB
Kabarmalam.com — Langkah kepolisian dalam memutus rantai peredaran barang haram lintas negara kembali membuahkan hasil signifikan. Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim Polri dilaporkan telah berhasil mengamankan salah satu figur kunci yang bernaung di bawah kemaharajaan narkotika Fredy Pratama.
Sosok yang diringkus kali ini bukanlah sekadar kurir lapangan, melainkan Frans Antony. Ia ditengarai kuat memiliki peran krusial sebagai pengendali arus keuangan atau ‘bendahara’ yang mengatur alur modal dan keuntungan dari bisnis gelap sang gembong besar, Fredy Pratama.
Penangkapan di Negeri Jiran
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengonfirmasi keberhasilan operasi penangkapan ini. Frans Antony berhasil dilacak dan diamankan saat berada di Malaysia, sebuah lokasi yang selama ini diduga menjadi salah satu titik transit dan persembunyian jaringan internasional tersebut.
“Iya betul, yang ditangkap adalah Frans Antony,” tegas Brigjen Eko Hadi Santoso saat memberikan keterangan pada Jumat (19/6/2026). Penangkapan ini merupakan buah dari kerja sama intensif kepolisian antarnegara dalam memburu sindikat narkoba berskala besar.
Proses Ekstradisi ke Tanah Air
Setelah berhasil diamankan di Malaysia, pihak berwenang segera melakukan proses pemulangan tersangka ke Indonesia. Eko menjelaskan bahwa saat ini Frans tengah dalam perjalanan udara menuju Jakarta dengan pengawalan ketat tim opsnal.
“Tersangka diterbangkan dari Malaysia dan diperkirakan akan tiba di Jakarta sore hari ini,” tambah Eko. Kedatangan Frans Antony sangat dinantikan untuk mengungkap lebih dalam mengenai peta kekuatan ekonomi dari jaringan Fredy Pratama yang dikenal sangat rapi dalam menyamarkan aset hasil kejahatannya.
Membongkar Gurita Bisnis Fredy Pratama
Meskipun sosok Fredy Pratama sendiri hingga kini masih dalam daftar pencarian orang (DPO) dan belum diketahui lokasi pastinya, Bareskrim Polri terus menunjukkan komitmennya dengan mempreteli satu per satu orang kepercayaan sang gembong. Penangkapan Frans Antony dianggap sebagai pukulan telak bagi operasional jaringan ini, mengingat posisinya yang memegang kendali atas urusan finansial.
Polri berjanji akan memaparkan kronologi penangkapan secara mendalam melalui konferensi pers resmi dalam waktu dekat. Masyarakat diharapkan terus mendukung upaya pemberantasan jaringan narkoba yang kian mengancam generasi bangsa, sembari menantikan langkah strategis Polri selanjutnya dalam mengejar Fredy Pratama yang kerap dijuluki sebagai salah satu gembong narkotika kelas kakap di Asia Tenggara.