Geger di Kebon Jeruk: Tukang Rujak Nyaris Diamuk Massa Usai Diduga Lecehkan Siswi SD
Kamis, 14 Mei 2026 20:04 WIB
Kabarmalam.com — Ketegangan memuncak di kawasan Jalan Guji Baru, Duri Kepa, Kebon Jeruk, saat sebuah rumah kontrakan digeruduk oleh massa yang tersulut emosi. Target kemarahan warga adalah seorang pria paruh baya berusia 50 tahun yang sehari-harinya berprofesi sebagai pedagang rujak. Pria tersebut diduga kuat telah melakukan aksi bejat berupa pelecehan seksual terhadap seorang siswi sekolah dasar (SD) di lingkungan tersebut.
Insiden penggerebekan yang sempat terekam kamera ponsel warga dan viral di jagat maya ini memperlihatkan betapa geramnya penduduk sekitar. Dalam video yang beredar, pihak kepolisian tampak bekerja ekstra keras menenangkan warga yang berusaha melampiaskan amarah mereka saat terduga pelaku dievakuasi dari kediamannya untuk diamankan.
Sosok yang Dikenal Aktif dalam Kegiatan Keagamaan
Banyak warga merasa terpukul dan tidak menyangka atas dugaan perbuatan keji pria tersebut. Pasalnya, di mata tetangga, pria yang menetap di wilayah RT 05/RW 02 ini dikenal sebagai sosok yang cukup aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan. Ironi ini menambah kedongkolan warga yang merasa dikhianati oleh perilaku oknum yang selama ini dianggap sebagai tetangga yang baik.
Ketua lingkungan setempat, Asarkat, membeberkan bahwa informasi memilukan ini pertama kali mencuat melalui laporan pihak sekolah korban. Pihak sekolah yang mencium adanya gelagat tidak beres segera melakukan pendalaman internal sebelum akhirnya menyarankan orang tua korban untuk segera melaporkan kejadian ini kepada aparat penegak hukum di Jakarta Barat.
Langkah Hukum dan Pemeriksaan Medis Korban
“Berdasarkan penuturan orang tua, dugaan kasus pelecehan ini sudah dilaporkan secara resmi,” tutur Asarkat saat memberikan keterangan pada Rabu (14/5/2026). Meskipun kronologi waktu kejadian belum bisa dipastikan secara detail, Asarkat mengonfirmasi bahwa langkah medis telah diambil oleh keluarga korban sebagai bagian dari prosedur hukum.
Korban diketahui telah menjalani proses visum untuk mengumpulkan bukti-bukti otentik. Namun hingga berita ini diturunkan, hasil dari pemeriksaan medis tersebut masih bersifat rahasia dan berada di tangan penyidik. Di sisi lain, terduga pelaku diketahui tinggal sebatang kara di kontrakan tersebut, sementara anak dan istrinya berada jauh di kampung halaman.
Penyelidikan Intensif Pihak Berwajib
Kehadiran aparat di lokasi saat penggerebekan berhasil mencegah terjadinya tindakan main hakim sendiri yang lebih anarkis. Saat ini, kepolisian tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah saksi guna menyusun konstruksi perkara dan kronologi utuh dari kasus siswi SD yang menjadi korban ini.
Pihak kepolisian masih mendalami status hukum pria yang kini telah mendekam di sel tahanan sementara tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memercayakan sepenuhnya proses hukum kepada pihak yang berwajib sembari menunggu keterangan resmi mengenai perkembangan kasus yang mencoreng ketenangan warga Kebon Jeruk ini.