Ikuti Kami
kabarmalam.com

Optimisme Pendidikan di Brebes: Wamensos Agus Jabo Priyono Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Husnul | kabarmalam.com
Minggu, 17 Mei 2026 19:34 WIB
Optimisme Pendidikan di Brebes: Wamensos Agus Jabo Priyono Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Kabarmalam.com — Upaya pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan kini tengah dipacu di Jawa Tengah. Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono, melakukan kunjungan kerja langsung ke Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, untuk meninjau perkembangan pembangunan fisik gedung permanen Sekolah Rakyat yang diproyeksikan menjadi mercusuar harapan bagi masyarakat setempat.

Proyek ambisius ini ditargetkan tuntas pada pertengahan tahun depan. Dalam arahannya, Agus Jabo menekankan pentingnya ketepatan waktu agar proses belajar mengajar dapat segera dimulai tanpa kendala berarti. Kehadiran Sekolah Rakyat di Brebes ini menandai tonggak sejarah baru, di mana daerah tersebut langsung membangun fasilitas permanen tanpa harus melewati fase sekolah rintisan.

Target Fungsional Juni 2026: Mengawal Kualitas dan Kecepatan

Pemerintah telah mematok target yang cukup ketat namun realistis. Sebagian bangunan diharapkan sudah bisa difungsikan pada 20 Juni 2026 dengan kapasitas tampung awal sekitar 300 siswa. Agus Jabo meminta seluruh elemen yang terlibat, mulai dari kontraktor hingga pemerintah daerah, untuk bersinergi erat demi mengejar tenggat tersebut.

Baca Juga  MUI Tegaskan Pengadaan Sapi Kurban Presiden Lewat Dana APBN Sah Secara Syariat

“Yang terpenting adalah target 20 Juni harus tercapai. Kerja sama kolektif adalah kunci agar pembangunan ini sesuai jadwal,” tegas Agus Jabo saat memberikan keterangan resmi di lokasi pembangunan.

PKH Sebagai Ujung Tombak Penjangkauan Siswa

Tak hanya fokus pada infrastruktur fisik, Kemensos juga menaruh perhatian besar pada proses rekrutmen calon siswa. Agus Jabo memberikan instruksi khusus kepada para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk terus berkoordinasi dengan dinas sosial dan perangkat desa. Tujuannya jelas: memastikan anak-anak yang masuk dalam kategori desil 1 dan desil 2 mendapatkan hak pendidikan mereka.

Para pendamping PKH disebut sebagai ujung tombak yang memahami peta sosial di lapangan. Berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), penjangkauan harus dilakukan secara akurat agar bantuan pendidikan ini benar-benar menyentuh mereka yang paling membutuhkan. “Mari kita berbakti buat bangsa dan rakyat supaya kemiskinan bisa teratasi,” tambahnya dengan nada penuh semangat.

Baca Juga  Dominasi Teheran: Klaim Menang Mutlak Dubes Iran dan Syarat Damai di Kawasan Timur Tengah

Progres Fisik dan Fasilitas Lengkap di Atas 8 Hektare

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Wilayah Jawa Tengah, Affi Triato, melaporkan bahwa saat ini progres pembangunan telah menyentuh angka 18 persen. Sebanyak 850 tenaga kerja dikerahkan setiap hari, dan jumlah ini diprediksi akan meningkat hingga 1.300 orang saat tahap pekerjaan arsitektural dimulai dalam dua pekan mendatang.

Terletak di atas lahan seluas 8 hektare, kompleks Sekolah Rakyat Brebes ini tidak main-main dalam urusan fasilitas. Kedepannya, kawasan ini akan dilengkapi dengan:

  • Ruang kelas yang representatif
  • Asrama bagi siswa
  • Lapangan upacara dan fasilitas olahraga seperti mini soccer
  • Rumah ibadah
  • Fasilitas penunjang pendidikan lainnya

Transparansi Rekrutmen: Tanpa Titipan

Hingga laporan terbaru diterima, tim penjangkauan telah berhasil menjaring 165 calon siswa dari target awal 270 orang untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA. Hendrik Maulana, Ketua Tim PKH Brebes, menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara objektif berdasarkan data lapangan.

Baca Juga  Kisah Haru Kepulangan 9 Relawan Global Sumud Flotilla ke Tanah Air Usai Ditahan Militer Israel

“Tidak ada istilah titip-titipan. Kami bekerja sesuai prosedur dan kriteria ketat yang sudah ditetapkan pemerintah,” kata Hendrik. Adapun rincian sementara calon siswa mencakup 13 siswa SD, 71 siswa SMP, dan 81 siswa SMA yang semuanya berasal dari keluarga rentan.

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian pusat terhadap pendidikan di wilayahnya. Sebagai bentuk syukur sekaligus memperingati hari ulang tahun Agus Jabo Priyono, Bupati Paramitha turut membagikan 500 paket makanan kepada para pekerja proyek dan warga sekitar, menciptakan nuansa hangat di tengah hiruk-pikuk pembangunan fisik yang sedang berjalan.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul