Bareskrim Polri Giring 11 Sindikat Narkoba Samarinda ke Jakarta, Pelaku Tak Berkutik Usai Diberi Tindakan Tegas
Sabtu, 16 Mei 2026 19:34 WIB
Kabarmalam.com — Pelarian panjang komplotan pengedar narkotika di wilayah Samarinda, Kalimantan Timur, berakhir di tangan aparat. Sebanyak 11 orang yang diduga kuat merupakan bagian dari sindikat narkoba lintas wilayah tersebut akhirnya digelandang ke Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, pada Sabtu (16/5/2026) petang.
Drama Kedatangan di Jakarta
Berdasarkan pantauan di lokasi, para tersangka tiba sekitar pukul 18.00 WIB dengan pengawalan ketat. Menggunakan armada minibus, satu per satu tersangka diturunkan dalam kondisi tangan terikat kabel ties. Pemandangan mencolok terlihat pada bagian kaki para pelaku yang dibalut perban putih—sebuah tanda nyata adanya tindakan tegas terukur dari pihak kepolisian karena upaya perlawanan saat penangkapan dilakukan.
Tanpa banyak kata, para tersangka yang berjalan pincang tersebut langsung digiring menuju lift untuk menjalani pemeriksaan intensif di ruangan Dittipid Narkoba Bareskrim Polri. Petugas juga tampak menurunkan tumpukan barang bukti yang dikemas rapat dalam tas besar dan koper yang dililit lakban kuning.
Hasil Operasi Senyap di Gang Langgar
Penangkapan ini merupakan buah manis dari operasi senyap yang dilakukan oleh Unit 4 dan Satgas NIC Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri. AKBP Bayu Putra Samara, Kanit 2 Subdit 4 Dittipid Narkoba, menjelaskan bahwa timnya berhasil mengepung persembunyian para pelaku di kawasan Gang Langgar, Kota Samarinda.
“Dalam operasi tersebut, tim berhasil mengamankan total 13 orang. Rinciannya, 11 orang merupakan anggota sindikat narkoba dan 2 orang lainnya adalah pengguna, lengkap beserta barang bukti narkotika,” ungkap Bayu saat memberikan keterangan kepada awak media.
Rekam Jejak Sindikat yang Licin
Keberhasilan Polri kali ini menjadi pukulan telak bagi peredaran gelap narkoba di Kalimantan Timur. Bayu menyebutkan bahwa kelompok ini dikenal sangat licin dan lihai dalam menghindari sergapan petugas. Berulang kali aparat kepolisian setempat mencoba melakukan penangkapan, namun para pelaku selalu berhasil meloloskan diri dari kejaran.
“Sindikat ini cukup licin dikarenakan beberapa kali dilakukan operasi oleh polisi setempat namun tidak berhasil. Namun kali ini, semua berhasil kita ringkus,” tegasnya. Terkait rincian total barang bukti dan peran masing-masing tersangka, penjelasan lebih mendalam akan disampaikan langsung oleh Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso dalam rilis resmi mendatang.