Ikuti Kami
kabarmalam.com

Gara-gara Ucapan Sepele, Seorang Pria di Bogor Jadi Korban Amuk Tetangga Sendiri

Husnul | kabarmalam.com
Rabu, 17 Jun 2026 19:04 WIB
Gara-gara Ucapan Sepele, Seorang Pria di Bogor Jadi Korban Amuk Tetangga Sendiri

Kabarmalam.com — Ketegangan pecah di kawasan Haurjaya, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, setelah sebuah perselisihan mulut antar tetangga berujung pada aksi kekerasan fisik. Insiden yang melibatkan tiga pria tersebut kini tengah ditangani oleh pihak berwajib setelah korban memutuskan untuk menempuh jalur hukum akibat luka yang dideritanya.

Peristiwa penganiayaan ini terjadi pada Selasa (16/6/2026) malam. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemicu utama aksi main hakim sendiri ini adalah ketersinggungan pelaku atas ucapan korban yang dinilai merendahkan. Tak butuh waktu lama bagi adu argumen tersebut untuk berubah menjadi aksi pemukulan secara membabi buta di lingkungan pemukiman warga tersebut.

Kronologi Kejadian di Haurjaya

Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Sonson Sudarsono, mengonfirmasi adanya laporan terkait dugaan aksi pengeroyokan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelaku tidak bertindak sendirian, melainkan dibantu oleh saudaranya untuk menyerang korban secara bersama-sama setelah terlibat cekcok yang memanas.

Baca Juga  Inovasi Pangan Lapas Garut: Dari Pakan Mandiri Hingga Telur Berkualitas, Jadi Role Model Nasional

“Awalnya karena ada perkataan yang kurang mengenakkan sehingga memicu ketersinggungan. Pelaku kemudian melakukan pemukulan bersama saudaranya,” ujar Kompol Sonson saat memberikan keterangan resmi pada Rabu (17/6).

Dari hasil pemeriksaan sementara, kalimat yang memicu emosi pelaku tergolong cukup sepele namun berdampak fatal. “Sempat ada kalimat ‘oh, kamu matanya nggak lihat loh’. Hal itulah yang kemudian memicu emosi pelaku hingga terjadi adu mulut yang berujung pada kekerasan fisik,” tambahnya merinci penyebab pertikaian tersebut.

Kondisi Korban dan Penangkapan Pelaku

Meski tidak menggunakan senjata tajam, serangan tangan kosong yang dilakukan secara bertubi-tubi tersebut membuat korban mengalami sejumlah luka di bagian tubuhnya. Setelah kejadian, korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis sekaligus menjalani prosedur visum sebagai kelengkapan laporan polisi di wilayah Kota Bogor.

Baca Juga  Pelarian Berakhir! 4 Pembunuh Lansia di Rumbai Diringkus, Sang Menantu Diduga Jadi Otak Kejahatan

Pihak kepolisian bergerak cepat merespons insiden kriminal yang meresahkan warga ini. Saat ini, kedua pelaku dilaporkan telah diamankan oleh unit Reskrim Polsek Tanah Sareal untuk dimintai keterangan lebih lanjut mengenai motif mendalam di balik aksi mereka.

“Informasi dari Reskrim ada dua orang yang sudah ditangkap. Meskipun luka yang dialami korban dilaporkan tidak terlalu parah, tindakan kekerasan seperti ini tetap harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Sonson. Kasus ini kini menjadi pengingat bagi masyarakat luas akan pentingnya menjaga tutur kata dan menyelesaikan konflik sosial dengan kepala dingin guna menghindari jeratan hukum.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul