Ikuti Kami
kabarmalam.com

Geger Insiden ‘Payung’ di KRL Jakarta-Bogor: Penumpang Histeris Saat Diturunkan Petugas, KAI Buka Suara

Husnul | kabarmalam.com
Rabu, 17 Jun 2026 19:35 WIB
Geger Insiden 'Payung' di KRL Jakarta-Bogor: Penumpang Histeris Saat Diturunkan Petugas, KAI Buka Suara

Kabarmalam.com — Sebuah rekaman video yang memperlihatkan ketegangan di dalam gerbong kereta relasi Jakarta Kota-Bogor mendadak viral dan memicu beragam reaksi dari warganet. Insiden yang melibatkan seorang penumpang wanita ini bermula dari persoalan sederhana yang berujung pada tindakan tegas petugas keamanan di lapangan.

Dalam potongan video yang beredar luas, suasana kericuhan di KRL tersebut tampak mencekam saat dua petugas Keamanan Dalam (PKD) berusaha mengevakuasi seorang wanita keluar dari rangkaian kereta. Wanita tersebut terlihat melakukan perlawanan sengit dan berteriak histeris karena merasa tidak terima diperlakukan demikian.

Kronologi di Balik Teriakan Histeris

“Tolongin aku pegang payung, payung aku ketinggalan pak!” pekik wanita tersebut dalam rekaman yang mulai tersebar pada Rabu (17/6). Namun, di balik teriakan itu, tersimpan fakta mengenai pelanggaran aturan ketertiban yang memicu tindakan petugas.

Baca Juga  Arus Balik Lebaran 2026 Menggila! Menhub Warning: Hindari Tanggal Ini atau Terjebak Macet Parah

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim redaksi, perselisihan ini dipicu oleh tindakan penumpang tersebut yang menggantungkan payungnya pada handgrip atau pegangan tangan penumpang. Saat ditegur secara baik-baik oleh petugas yang berpatroli, yang bersangkutan justru memberikan respons negatif. Adu mulut pun tak terelakkan, bahkan tersiar kabar bahwa sempat terjadi kontak fisik berupa pemukulan terhadap petugas yang sedang menjaga ketertiban umum di atas kereta.

Tanggapan Resmi KAI Commuter

Menanggapi riuhnya pemberitaan ini, Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Senin (15/6) di Commuter Line No. 1330. Menurutnya, tindakan tegas yang diambil petugas merupakan bagian dari standar prosedur untuk menjaga kenyamanan ribuan penumpang lainnya.

Baca Juga  KRL Jakarta Kota-Bogor Terkendala di Stasiun Manggarai, KCI Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Leza menjelaskan beberapa poin penting terkait penanganan tersebut:

  • Petugas keamanan yang berpatroli rutin menemukan adanya penggunaan fasilitas kereta yang tidak sesuai peruntukannya (payung pada handgrip).
  • Pihak keamanan telah memberikan edukasi serta imbauan secara persuasif terlebih dahulu kepada penumpang tersebut.
  • Muncul respons yang menimbulkan kegaduhan sehingga berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna lainnya.
  • Sesuai prosedur, petugas menurunkan penumpang di stasiun terdekat untuk pemeriksaan dan pembinaan lebih lanjut.

“Untuk menjaga ketenangan perjalanan, petugas kemudian melakukan penanganan sesuai prosedur dengan menurunkan penumpang di stasiun terdekat guna dilakukan pemeriksaan oleh tim keamanan stasiun,” tutur Leza dalam keterangan resminya.

Penyelesaian Secara Kekeluargaan

Meski sempat diwarnai ketegangan, pihak KAI Commuter memastikan bahwa masalah ini akhirnya dapat diselesaikan dengan cara yang baik. Setelah diberikan penjelasan mendalam mengenai aturan KAI Commuter dan tata tertib selama berada di lingkungan stasiun maupun kereta, penumpang wanita tersebut akhirnya memahami kesalahannya.

Baca Juga  Skandal Apartemen Ancol: WN China Terjerat Kasus Narkoba dan Dugaan Pelecehan ABG di Bawah Umur

Setelah proses pembinaan selesai, ia pun diperbolehkan melanjutkan perjalanannya menggunakan rangkaian kereta berikutnya menuju stasiun tujuannya. Pihak manajemen kembali mengimbau agar seluruh pengguna jasa transportasi publik dapat saling menghormati dan mematuhi setiap regulasi yang ada demi terciptanya suasana perjalanan yang aman, nyaman, dan tertib bagi semua pihak.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul