Ikuti Kami
kabarmalam.com

Drama Pelarian WN China Pembobol Rumah Mewah Bogor: Beraksi Pakai Topeng Messi, Tertangkap di Bali

Husnul | kabarmalam.com
Selasa, 05 Mei 2026 20:04 WIB
Drama Pelarian WN China Pembobol Rumah Mewah Bogor: Beraksi Pakai Topeng Messi, Tertangkap di Bali

Kabarmalam.com — Upaya pelarian dua warga negara (WN) asal China yang terlibat dalam aksi pencurian rumah kosong di kawasan elite Bogor berakhir antiklimaks. Setelah sempat meresahkan penghuni perumahan mewah Rancamaya, para pelaku akhirnya diringkus saat mencoba melintasi perbatasan udara di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Kedua pelaku yang diketahui berinisial RW dan JW ini diringkus petugas saat hendak terbang kembali ke negaranya pada Sabtu (2/5/2026). Penangkapan ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Polresta Bogor Kota dengan pihak otoritas Bandara dan Imigrasi Bali yang telah memantau pergerakan mencurigakan kedua tersangka.

Aksi Nyeleneh dengan Topeng Lionel Messi

Ada fakta menarik sekaligus janggal dalam kasus ini. Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian, para pelaku sengaja menyamarkan identitas mereka dengan cara yang tidak biasa. Mereka menggunakan topeng bergambar wajah bintang sepak bola dunia, Lionel Messi, saat menggeledah isi rumah mewah di Rancamaya.

Baca Juga  Banjir Bandang Terjang Desa Jamali Cianjur: 35 Rumah Terendam dan Puluhan Keluarga Mengungsi

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi, mengungkapkan bahwa sindikat ini terdiri dari empat orang. “Berdasarkan analisa rekaman CCTV, terlihat dua pelaku memiliki postur badan tinggi tegap, sementara satu orang lainnya tampak lebih pendek. Semuanya mengenakan topeng Messi untuk menghindari identifikasi wajah,” jelas Aji dalam konferensi pers, Selasa (5/5/2026).

Gagal Kelabui Sistem ‘Subject of Interest’

Meskipun berhasil lolos dari TKP di Bogor, langkah RW dan JW terhenti berkat kecanggihan sistem pengawasan imigrasi. Kasi Pemeriksaan Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Ngurah Rai, Teguh Santoso, menjelaskan bahwa identitas kedua pelaku telah masuk ke dalam daftar pantauan atau subject of interest.

“Saat mencoba berangkat melalui mesin autogate di Bandara Ngurah Rai, sistem secara otomatis menolak data mereka. Aplikasi kami memberikan peringatan dini bahwa kedua WN China ini merupakan subjek yang dicari,” tutur Teguh. Begitu alarm sistem berbunyi, petugas segera mengamankan keduanya dan melakukan koordinasi intensif dengan penyidik dari Polresta Bogor untuk proses serah terima tersangka.

Baca Juga  Kunjungi Cilacap Bersama Ahmad Luthfi, Presiden Prabowo Pastikan Program Makan Bergizi dan Revitalisasi Sekolah Berjalan Maksimal

Dua Pelaku Lain Masih Buron

Pihak kepolisian menegaskan bahwa kasus ini belum sepenuhnya tuntas. Hingga saat ini, dua tersangka lainnya berinisial AL dan LS telah resmi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Kepolisian kini tengah menempuh jalur diplomasi hukum internasional untuk mempersempit ruang gerak mereka.

“Untuk pelaku AL dan LS, kami sedang menjalin komunikasi dengan Hubinter terkait penerbitan Red Notice. Kami berkomitmen untuk mengejar buronan internasional ini ke mana pun mereka bersembunyi,” tegas AKP Aji Riznaldi.

Keberhasilan penangkapan ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya di kawasan perumahan elite, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan memastikan sistem keamanan mandiri seperti CCTV tetap berfungsi optimal guna membantu pihak kepolisian dalam mengungkap tindak kejahatan.

Baca Juga  Tragedi Bus ALS Terbakar di Jalinsum Muratara, Enam Penumpang Diduga Tewas Terjebak
Tentang Penulis
Husnul
Husnul