Ikuti Kami
kabarmalam.com

Tragedi Berdarah di Bandar Lampung: Brigadir Arya Supena Gugur Saat Hadapi Pencuri Motor, DPR RI Sampaikan Duka Mendalam

Husnul | kabarmalam.com
Sabtu, 09 Mei 2026 23:06 WIB
Tragedi Berdarah di Bandar Lampung: Brigadir Arya Supena Gugur Saat Hadapi Pencuri Motor, DPR RI Sampaikan Duka Mendalam

Kabarmalam.com — Sebuah kabar duka menyelimuti korps Bhayangkara tanah air setelah salah satu putra terbaiknya, Brigadir Arya Supena (34), gugur dalam menjalankan tugas mulia. Anggota kepolisian tersebut mengembuskan napas terakhirnya usai terlibat konfrontasi dengan dua pelaku pencurian motor (curanmor) di kawasan Bandar Lampung pada Sabtu (9/5/2026).

Peristiwa memilukan ini terjadi di pelataran sebuah toko roti yang berlokasi di Jalan ZA Pagar Alam, Kedaton, Bandar Lampung. Pagi itu, yang seharusnya menjadi awal hari yang tenang, berubah menjadi situasi mencekam ketika Brigadir Arya berusaha menggagalkan aksi kejahatan secara heroik. Tanpa rasa takut, ia mencoba menghentikan dua pelaku yang hendak membawa kabur sepeda motor milik warga di lokasi tersebut.

Baca Juga  Mutasi Besar Polri: Irjen Pipit Rismanto Resmi Pimpin Polda Jabar, Sembilan Kapolda Berganti Posisi

Dedikasi Hingga Titik Darah Penghabisan

Nahas, para pelaku ternyata membekali diri dengan senjata api ilegal. Dalam upaya mempertahankan keamanan masyarakat, Brigadir Arya terkena tembakan dan tidak mampu bertahan dari luka yang dideritanya. Aksi berani almarhum memicu gelombang simpati dan rasa hormat dari berbagai kalangan, termasuk dari jajaran legislatif.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyatakan rasa kehilangan yang mendalam atas insiden ini. Ia menyoroti bahwa almarhum bukan sekadar aparat biasa, melainkan sosok pejuang keamanan yang memiliki integritas tinggi.

Duka dari Parlemen: Almarhum Adalah Sosok Teladan

“Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya Brigpol Arya Supena saat menjalankan tugas menumpas pelaku kejahatan begal di Bandar Lampung hari ini,” ujar Habiburokhman dalam keterangan resminya. Politisi senior tersebut merasa memiliki kedekatan emosional karena almarhum berasal dari daerah yang sama dengannya, yakni Metro, Lampung.

Baca Juga  Israel Adopsi Strategi Gaza: Penetapan 'Garis Kuning' di Lebanon Picu Ketegangan Baru

Habiburokhman menegaskan bahwa pengabdian Brigadir Arya merupakan bentuk nyata dari komitmen Polri dalam melindungi masyarakat. “Insya Allah beliau syahid dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Almarhum merupakan teladan sejati, menjalankan kewajiban melindungi masyarakat hingga titik darah penghabisan,” tambahnya dengan nada haru.

Polda Lampung Buru Pelaku: Tidak Ada Ruang Toleransi

Gugurnya Brigadir Arya memicu reaksi keras dari pucuk pimpinan kepolisian di daerah tersebut. Kapolda Lampung, Irjen Helfi Assegaf, secara tegas menyatakan perang terhadap para pelaku kejahatan yang menggunakan kekerasan senjata api. Saat mengunjungi Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, ia memberikan instruksi khusus kepada tim gabungan untuk segera meringkus kedua tersangka.

Baca Juga  Keajaiban di Cileungsi: Terpisah 1,5 Tahun, Motor Korban Pencurian Akhirnya Kembali ke Pelukan Pemilik

“Saya tegaskan, kita akan melakukan tindakan tegas dan terukur. Karena para pelaku ini sudah berani menggunakan senjata api untuk melukai petugas, maka tidak ada lagi ruang untuk toleransi bagi mereka,” tegas Irjen Helfi.

Hingga berita ini diturunkan, pengejaran intensif masih terus dilakukan di berbagai titik persembunyian yang dicurigai. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memberikan informasi jika melihat gerak-gerik mencurigakan di lingkungan sekitar agar tragedi serupa tidak terulang kembali.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul