Ikuti Kami
kabarmalam.com

Gebrakan Andra Soni: 801 Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis, Targetkan Pemerataan Pendidikan Berkualitas

Husnul | kabarmalam.com
Minggu, 10 Mei 2026 00:06 WIB
Gebrakan Andra Soni: 801 Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis, Targetkan Pemerataan Pendidikan Berkualitas

Kabarmalam.com — Langkah revolusioner dalam dunia pendidikan baru saja diukir oleh Pemerintah Provinsi Banten. Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggratiskan 801 sekolah tingkat menengah atas (SMA/SMK/SKh) swasta di seluruh wilayah Banten. Kebijakan ini diklaim sebagai salah satu inisiatif dengan cakupan sekolah swasta terbanyak jika dibandingkan dengan daerah- daerah lain di Indonesia.

Keputusan besar ini lahir dari evaluasi mendalam terhadap kondisi riil di lapangan. Andra Soni memaparkan bahwa saat ini jumlah sekolah negeri tingkat menengah atas di Banten hanya tersedia sebanyak 271 unit. Dengan kapasitas rata-rata 36 siswa per kelas, fasilitas yang ada dipastikan tidak mampu menampung seluruh lulusan SMP yang terus meningkat setiap tahunnya. Menjawab tantangan tersebut, Pemprov Banten pun menginisiasi program sekolah gratis yang didanai sepenuhnya melalui APBD Banten sejak awal tahun 2025.

Baca Juga  Skandal Judi Online Internasional Terbongkar di Jakarta Barat, 321 WNA Terjaring Operasi Besar Polri

Fokus pada Perluasan Akses dan Kualitas SDM

“Pada tahun pertama ini, fokus utama kami adalah siswa kelas X. Ada sekitar 6.705 penerima manfaat yang tersebar di 801 sekolah swasta yang telah menjalin kerja sama resmi dengan kami. Ini adalah komitmen nyata untuk memastikan tidak ada anak Banten yang tertinggal dalam meraih pendidikan menengah,” ujar Andra Soni saat ditemui di Kota Tangerang, Sabtu (9/1/2025).

Tak berhenti di situ, cakupan program sekolah gratis ini dipastikan akan terus meluas. Andra membocorkan rencana strategis untuk tahun 2026, di mana program ini akan merambah ke jenjang Madrasah Aliyah (MA) swasta. Baginya, pendidikan adalah investasi jangka panjang yang selaras dengan visi nasional.

Baca Juga  Update Terkini Dunia: Dari Manuver Militer AS di Selat Hormuz hingga Gertakan Kemenangan Iran

“Program ini adalah bagian dari strategi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kita. Ini juga menjadi jembatan untuk menyukseskan Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto, yakni fokus pada peningkatan kualitas manusia Indonesia secara menyeluruh,” tambahnya dengan nada optimistis.

Dukungan Penuh dari Pemerintah Pusat

Inisiatif yang dilakukan oleh Andra Soni dan jajarannya ini rupanya mendapatkan perhatian serius sekaligus apresiasi dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti. Menurutnya, model yang diterapkan di Banten sangat mungkin untuk diimplementasikan di wilayah lain guna menekan angka putus sekolah di tingkat nasional.

Meskipun Abdul Mu’ti mengakui bahwa faktor ekonomi bukan satu-satunya pemicu anak berhenti sekolah—ada faktor lain seperti kendala geografis dan budaya—kehadiran sekolah swasta gratis ini dianggap mampu menghilangkan salah satu hambatan terbesar bagi keluarga kurang mampu.

Baca Juga  Blak-blakan Jusuf Kalla: "Jokowi Jadi Presiden Karena Saya," Hingga Tantangan Soal Ijazah

“Saat ini kami dari kementerian juga terus mendorong pembelajaran yang lebih fleksibel, termasuk melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Namun, langkah yang diambil Pemprov Banten ini patut diberi apresiasi tinggi karena langsung menyentuh akar persoalan aksesibilitas di sekolah formal swasta,” pungkas Mu’ti.

Dengan adanya sinergi antara kebijakan daerah dan dukungan pusat, masyarakat Banten kini menaruh harapan besar agar masa depan generasi muda di Tanah Jawara semakin cerah tanpa terbayangi oleh tingginya biaya pendidikan.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul