Transformasi Karakter di Sekolah Rakyat: Gus Ipul Sebut Siswa Kini Lebih Berani dan Optimis
Kamis, 11 Jun 2026 18:34 WIB
Kabarmalam.com — Di balik hiruk-pikuk upaya penguatan sumber daya manusia di tanah air, sebuah transformasi nyata tengah terjadi di ujung utara Sulawesi. Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang lebih akrab disapa Gus Ipul, menyaksikan langsung bagaimana benih-benih optimisme tumbuh subur di kalangan siswa Sekolah Rakyat. Menurutnya, para pelajar kini tidak hanya sekadar belajar di ruang kelas, tetapi telah mengalami evolusi karakter yang luar biasa: lebih disiplin, bugar, dan berani menatap masa depan.
“Kita menyaksikan sebuah perubahan yang sangat fundamental. Anak-anak kita sekarang jauh lebih percaya diri, memiliki semangat belajar yang tinggi, serta fisik yang lebih bugar. Yang paling membanggakan adalah keberanian mereka untuk tampil dan menunjukkan bakat di atas panggung,” ujar Gus Ipul saat menghadiri acara Open House Sekolah Rakyat untuk Orang Tua dan Calon Siswa di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 21 Manado, Sulawesi Utara, Kamis (11/6).
Wajah Baru Generasi Penerus di Manado
Kehadiran Gus Ipul di lokasi disambut dengan atmosfer penuh energi. Para siswa SRMP 21 Manado memamerkan beragam kebolehan yang memukau para tamu undangan. Mulai dari ketegasan dalam pertunjukan baris-berbaris variasi, kelincahan atraksi wushu, hingga kemegahan tari kabasaran khas Sulawesi Utara yang dibawakan dengan penuh penghayatan.
Tidak hanya seni fisik, kecerdasan intelektual siswa juga terpampang nyata lewat pidato dalam bahasa Inggris dan Arab, paduan suara yang harmonis, serta pembacaan puisi yang menyentuh kalbu. Banyak orang tua dan tokoh masyarakat yang hadir tampak terharu menyaksikan perkembangan buah hati mereka. Bagi Gus Ipul, keberanian tampil di depan publik adalah indikator kuat terbentuknya karakter positif yang akan menjadi modal utama mereka di masa depan.
Kisah Haru Herlina: Dari Pemalu Menjadi Berdaya
Salah satu momen paling menyentuh adalah ketika Herlina Natalia Mamahit, salah satu siswi SRMP 21 Manado, berbagi kisahnya. Ia mengaku bahwa sebelum bergabung dengan Sekolah Rakyat, ia adalah sosok yang sangat tertutup dan sulit bergaul karena rasa kurang percaya diri yang akut.
“Dulu saya sangat pemalu dan takut untuk berkenalan dengan teman baru. Tapi setelah masuk ke Sekolah Rakyat dan mendapatkan pendampingan serta fasilitas yang baik, saya merasa menjadi orang yang berbeda. Sekarang saya sudah berani dan percaya diri,” ungkap Herlina dengan wajah berseri. Ibunya, Nerlin Kasehung, tak mampu membendung rasa bangganya. Sambil memeluk sang putri, ia menceritakan bagaimana kemampuan akademik dan sikap Natalia meningkat pesat dalam kurun waktu sepuluh bulan terakhir.
Sinergi Pemerintah dan Harapan Presiden
Keberhasilan program ini tidak lepas dari tangan dingin para pengajar dan dukungan penuh dari pemerintah daerah. Gus Ipul secara khusus menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang telah menyediakan lahan di Minahasa untuk pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat. Kolaborasi antara Kementerian Sosial dengan pemerintah kabupaten dan kota diharapkan dapat terus diperluas agar fasilitas pendidikan serupa bisa dinikmati lebih banyak anak bangsa.
Wali Kota Manado, Andrei Angouw, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden Prabowo Subianto atas realisasi program Sekolah Rakyat ini. Ia berharap program ini dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat demi mencetak generasi emas Indonesia yang kompetitif.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya perwakilan Gubernur Sulut, Asisten III Fransiskus E. Manumpil, Sekda Kabupaten Minahasa Linda Watania, serta jajaran petinggi dari Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos. Semangat yang terpancar dari Manado ini menjadi bukti bahwa dengan pendidikan karakter yang tepat, setiap anak memiliki peluang yang sama untuk bersinar.