Ikuti Kami
kabarmalam.com

Misteri Air Hitam Situ Bahar Depok: DLHK Buru Perusahaan Nakal Pembuang Limbah

Husnul | kabarmalam.com
Minggu, 14 Jun 2026 18:34 WIB
Misteri Air Hitam Situ Bahar Depok: DLHK Buru Perusahaan Nakal Pembuang Limbah

Kabarmalam.com — Pemandangan memprihatinkan kini menyelimuti Situ Bahar yang berlokasi di kawasan Cilodong, Kota Depok. Alih-alih menyuguhkan kejernihan air yang menyejukkan mata, danau ini justru tampak mencekam dengan warna air yang berubah menjadi hitam pekat disertai aroma busuk yang menusuk hidung. Kondisi ini pun memicu reaksi cepat dari Pemerintah Kota Depok untuk mengusut tuntas dugaan pencemaran lingkungan yang terjadi di sana.

Fenomena air hitam ini mendadak viral di jagat maya setelah sejumlah unggahan video memperlihatkan betapa kontrasnya kondisi Situ Bahar saat ini dibandingkan fungsi alaminya. Kabarnya, masalah ini bukanlah barang baru bagi warga sekitar. Berdasarkan narasi yang berkembang, polusi yang merusak ekosistem Situ Bahar ini diduga telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa penyelesaian permanen.

Baca Juga  Aksi Bejat Pria 47 Tahun di Cikarang Barat Terbongkar, Polisi Tetapkan Status Tersangka

DLHK Depok Bergerak Cari Dalang Pencemaran

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam melihat kondisi tersebut. Ia menyatakan telah menyiapkan langkah strategis untuk melacak asal-usul limbah yang telah merusak kualitas air danau. Mengingat aliran air yang masuk ke Situ Bahar melintasi batas administratif, kerja sama lintas wilayah menjadi kunci utama.

“Kami akan menindaklanjuti kembali persoalan ini dengan berkoordinasi bersama DLH Kabupaten Bogor. Tujuannya jelas, kami akan melakukan follow up langsung kepada perusahaan-perusahaan yang diduga membuang limbah ke badan air yang bermuara di situ tersebut,” ujar Reni saat memberikan keterangan kepada awak media.

Baca Juga  Menuju Lima Abad: Inilah Makna dan Filosofi Mendalam Logo HUT ke-499 Jakarta

Rencana Pengerukan dan Penataan Limbah Domestik

Selain mengejar pelaku pembuangan limbah industri, DLHK Kota Depok juga tengah merancang solusi jangka pendek dan menengah. Salah satunya adalah mengatasi persoalan sedimentasi yang kian menebal di dasar Situ Bahar. Reni menyebutkan bahwa pihaknya akan bersinergi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melakukan proses pengerukan.

Tak hanya limbah pabrik, limbah rumah tangga juga menjadi sorotan dalam upaya pemulihan ini. “Untuk limbah domestik yang bersumber dari pemukiman warga, kami akan melakukan inventarisasi secara menyeluruh. Kami ingin memastikan bahwa seluruh limbah warga telah diolah dengan benar sebelum menyentuh badan air,” tambahnya.

Komitmen Pengawasan Ketat

Upaya pembersihan Situ Bahar sebenarnya sudah diupayakan sejak beberapa waktu lalu. Reni mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, pihaknya telah melayangkan surat resmi kepada Pemkab Bogor guna membahas penanganan polusi air di wilayah perbatasan tersebut. Namun, melihat kondisi yang belum membaik, tahun ini pengawasan akan ditingkatkan berkali-kali lipat.

Baca Juga  Tragedi Berdarah di Sanliurfa: Penembakan Massal Guncang Sekolah di Turki, 16 Orang Terluka

Pemerintah Kota Depok kini sedang memetakan potensi sumber pencemar yang ada di sekitar lokasi. Reni memberikan peringatan keras kepada seluruh pelaku usaha di sekitar situ agar senantiasa mematuhi regulasi lingkungan yang berlaku. Pemerintah Kota Depok berjanji akan terus mengawasi operasional perusahaan-perusahaan tersebut guna memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan, demi kembalinya fungsi Situ Bahar sebagai ruang terbuka hijau yang sehat bagi masyarakat.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul