Ikuti Kami
kabarmalam.com

Aksi Berani Kakek 70 Tahun Lawan Penculik di PIK, Korban Alami Luka dan Trauma

Husnul | kabarmalam.com
Minggu, 14 Jun 2026 15:04 WIB
Aksi Berani Kakek 70 Tahun Lawan Penculik di PIK, Korban Alami Luka dan Trauma

Kabarmalam.com — Keheningan pagi di kawasan elit Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara, mendadak pecah oleh sebuah drama kriminal yang mencekam. Seorang pria lanjut usia berinisial GH (70) nyaris menjadi korban penculikan saat dirinya tengah menikmati rutinitas olahraga pagi di lingkungan rumahnya.

Peristiwa yang terjadi pada Mei 2026 sekitar pukul 06.55 WIB tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) dan sempat memicu kegaduhan di media sosial. Meski harus bergulat dengan rasa takut, keberanian kakek ini berhasil menggagalkan rencana jahat para pelaku yang mencoba membawanya pergi secara paksa.

Perlawanan Sengit di Tengah Jalan

Berdasarkan rekaman CCTV yang dihimpun tim penyidik, sebuah mobil terlihat mencurigakan dengan membuntuti GH yang saat itu sedang berjalan kaki. Tak lama berselang, seorang pria turun dari kendaraan tersebut dan langsung menyergap korban. Pelaku berusaha keras menyeret tubuh renta GH ke dalam mobil, namun sang kakek memberikan perlawanan yang luar biasa.

Baca Juga  Strategi Pramono Anung Perluas Jangkauan LRT Jakarta: Dari Velodrome Menuju PIK dan Bandara Soetta

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, AKP Sampson Sosa Hutapea, mengungkapkan bahwa dalam upaya mempertahankan diri tersebut, GH sempat terlibat pergulatan fisik dengan pelaku hingga keduanya terjatuh ke aspal. Suara teriakan minta tolong dari korban diyakini menjadi faktor utama yang membuat para pelaku panik.

“Korban dan pelaku sempat bergelut hingga jatuh. Karena korban melawan dan berteriak, pelaku terlihat ketakutan lalu memilih meninggalkan lokasi kejadian,” ujar AKP Sampson saat dikonfirmasi oleh Kabarmalam.com.

Luka Fisik dan Trauma Mendalam

Meskipun berhasil meloloskan diri dari upaya penculikan lansia tersebut, kondisi fisik GH tidak sepenuhnya mulus. Ia menderita sejumlah luka lecet akibat terjatuh saat berduel dengan pelaku di jalanan. Selain luka fisik, guncangan psikologis atau trauma juga membekas pada pria yang sehari-harinya bekerja sebagai karyawan swasta ini.

Baca Juga  Tragedi di Benhil: Dua PRT Nekat Loncat dari Lantai 4 demi Kabur, Satu Orang Tewas

“Luka lecet saja karena posisi jatuh saat bergelut. Untuk trauma memang ada, tapi beruntungnya tidak terlalu mendalam,” tambah Sampson menjelaskan kondisi terkini korban.

Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Hingga saat ini, pihak kepolisian terus bergerak cepat untuk mengusut tuntas motif di balik percobaan penculikan ini. Sebanyak enam orang saksi telah diperiksa secara intensif untuk memperkuat bukti-bukti yang ada di lapangan. Investigasi mendalam juga dilakukan terhadap latar belakang korban untuk mencari tahu apakah ada dendam atau masalah pribadi di masa lalu.

Namun, sejauh ini korban mengaku tidak mengenal para pelaku dan selama ini merasa tidak pernah memiliki konflik dengan pihak manapun. Polisi pun kini telah berhasil mengidentifikasi dua orang terduga pelaku yang terekam dalam video tersebut.

Baca Juga  Pesona Sapi Kurban 'Raksasa' Prabowo-Gibran di Masjid Istiqlal, Jadi Rebutan Selfie Warga

“Dua terduga pelaku sudah teridentifikasi identitasnya. Saat ini kami masih mendalami apa sebenarnya motif di balik aksi penganiayaan dan percobaan penculikan tersebut,” tutup AKP Sampson.

Kasus ini menjadi peringatan bagi warga, terutama para lansia, untuk tetap waspada saat beraktivitas di luar rumah meski berada di kawasan yang dianggap aman sekalipun.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul