Strategi Pramono Anung Perluas Jangkauan LRT Jakarta: Dari Velodrome Menuju PIK dan Bandara Soetta
Minggu, 17 Mei 2026 20:34 WIB
Kabarmalam.com — Visi besar untuk mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan konektivitas di Ibu Kota terus dimatangkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Dalam sebuah langkah strategis, ia mengungkapkan rencana ambisius untuk memperpanjang rute LRT Jakarta yang saat ini berakhir di Velodrome, Rawamangun, agar bisa menjangkau kawasan Jakarta Utara hingga tembus ke Bandara Soekarno-Hatta.
Gagasan ini mencuat saat Pramono menghadiri peresmian Kelenteng Tian Fu Gong di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, pada Minggu (17/5/2026). Di sela-sela acara tersebut, Pramono sempat berdiskusi hangat dengan CEO Agung Sedayu selaku pengembang kawasan PIK, memberikan sinyal kuat bahwa integrasi transportasi umum ke wilayah pesisir adalah prioritas masa depannya.
“Tadi saya sempat berbincang dengan CEO Agung Sedayu, mungkin sudah saatnya akses LRT dibuka dari Velodrome sampai ke tempat ini (PIK),” ujar Pramono dalam sambutannya yang penuh optimisme.
Menyambungkan Titik Vital: Dari Velodrome ke Pesisir
Pramono memaparkan bahwa dirinya tengah menimbang secara matang kelanjutan proyek strategis ini. Fokus utamanya saat ini adalah menentukan prioritas, apakah akan merampungkan rute Manggarai menuju Dukuh Atas terlebih dahulu, atau langsung tancap gas mengejar trase yang izinnya sudah dikantongi dari pemerintah pusat hingga ke wilayah Ancol.
“Saya segera akan memutuskan apakah menyelesaikan dari Manggarai ke Dukuh Atas atau melanjutkan trase yang sudah keluar izinnya dari pemerintah pusat. Segmen yang masih menjadi pekerjaan rumah saat ini hanyalah rute dari Ancol menuju PIK 2,” jelasnya.
Menurut Pramono, jika rute Ancol ke PIK 2 berhasil direalisasikan, maka jaringan transportasi di Jakarta Utara akan semakin solid. Terlebih lagi, kawasan Jakarta International Stadium (JIS) kini sudah mulai terintegrasi dengan moda KRL Commuter Line yang dijadwalkan akan segera diresmikan dalam waktu dekat untuk meningkatkan aksesibilitas warga.
Mewujudkan ‘Loop’ Transportasi Jakarta yang Paripurna
Peta jalan yang dibayangkan oleh orang nomor satu di Jakarta ini mencakup rute yang sangat komprehensif. Rencananya, jalur LRT Jakarta akan bergerak dari Velodrome menuju Tanjung Priok, berlanjut ke JIS, melintasi Ancol, hingga akhirnya menyentuh PIK 2 dan terkoneksi langsung dengan Bandara Soekarno-Hatta.
Langkah ini dianggap sebagai kunci untuk menutup celah dalam sistem transportasi massal Jakarta. Pramono menyebutkan bahwa saat ini tingkat konektivitas transportasi di Jakarta baru menyentuh angka 93 persen. Dengan tersambungnya rute hingga ke bandara, ia berharap ‘loop’ atau putaran transportasi publik di Jakarta benar-benar mencapai angka sempurna.
“Jika semua ini sudah bisa disambungkan, maka seluruh sistem transportasi di Jakarta akan tersambung secara utuh. Sebagai gubernur, saya berharap bisa memulai untuk menyelesaikan bagian yang belum terselesaikan ini, terutama jalur yang melalui Ancol, PIK 2, hingga ke bandara,” pungkasnya. Dengan integrasi yang lebih luas, mobilitas warga diharapkan tidak lagi terhambat oleh batas wilayah, menciptakan efisiensi yang selama ini didambakan publik Jakarta.