Insiden Tabrak Lari di Petukangan: Diduga Main HP, Pemotor Hantam Pedagang Gerobak Hingga Terguling
Kamis, 04 Jun 2026 18:34 WIB
Kabarmalam.com — Sebuah rekaman video amatir yang memperlihatkan aksi tabrak lari di kawasan Petukangan, Jakarta Selatan, mendadak menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Insiden memilukan yang melibatkan seorang pengendara sepeda motor dan pedagang gerobak ini memicu kemarahan netizen lantaran pelaku justru melarikan diri setelah sempat terlibat adu mulut dengan korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari video yang beredar luas pada Kamis (4/6/2026), peristiwa nahas tersebut berlokasi di Jalan Ciledug Raya. Kejadian bermula saat seorang pedagang tampak tengah mendorong gerobaknya dengan posisi melawan arus jalan. Dari arah berlawanan, sebuah sepeda motor melaju dengan kecepatan cukup tinggi dan langsung menghantam gerobak tersebut hingga hancur.
Kronologi Kejadian dan Pelarian Pelaku
Benturan keras itu mengakibatkan gerobak dagangan korban terguling di aspal, sementara si pengendara motor sempat terjatuh dari kendaraannya. Namun, bukannya menunjukkan itikad baik untuk membantu korban yang terluka, pengendara tersebut justru segera bangkit dan terlibat cekcok mulut dengan sang pedagang yang tengah syok.
Alih-alih bertanggung jawab, pria yang belum diketahui identitasnya tersebut justru memilih untuk tancap gas dan menghilang dari lokasi kejadian di tengah perdebatan. Informasi yang beredar di lapangan menyebutkan bahwa pengendara motor tersebut diduga kuat memacu kendaraannya sambil mengoperasikan telepon seluler, yang menyebabkan konsentrasinya terpecah hingga memicu kecelakaan lalu lintas tersebut.
Respon Pihak Kepolisian
Menanggapi peristiwa yang viral tersebut, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto, memberikan keterangannya. Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian belum menerima laporan resmi dari korban terkait insiden di wilayah hukum Pesanggrahan tersebut.
“Kami sudah melakukan pengecekan ke Unit Pesanggrahan, namun sejauh ini belum ada laporan masuk dari pihak mana pun terkait kejadian di video tersebut,” ujar Mujiyanto saat dimintai konfirmasi.
Meski belum ada laporan resmi, pihak Polres Jakarta Selatan menegaskan tidak akan tinggal diam. Pihaknya akan melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi pelaku dan mencari saksi-saksi yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
“Kami tetap menerjunkan unit ke lokasi untuk mencari saksi mata dan mengumpulkan keterangan guna menindaklanjuti keresahan warga,” pungkasnya. Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi para pengguna jalan untuk selalu menjaga konsentrasi dan tidak menggunakan gawai saat berkendara demi keselamatan bersama.