Ikuti Kami
kabarmalam.com

Kisah Tragis di Balik Hilangnya AA: Bocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kuning Klaten

Husnul | kabarmalam.com
Minggu, 03 Mei 2026 04:33 WIB
Kisah Tragis di Balik Hilangnya AA: Bocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kuning Klaten

Kabarmalam.com — Sebuah pencarian panjang yang dilakukan oleh tim gabungan akhirnya berujung pada kabar duka. AA, seorang anak perempuan berusia 10 tahun yang sebelumnya dilaporkan hilang secara misterius, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di aliran Sungai Kuning, Desa Ngemplak, Kecamatan Kalikotes, Klaten.

Kronologi Hilangnya Korban

Peristiwa memilukan ini bermula pada Jumat siang, 1 Mei 2026. Sekitar pukul 14.00 WIB, AA yang merupakan warga Kecamatan Klaten Tengah sedang asyik bermain di sekitar kediamannya, tepatnya di area belakang gardu warga. Namun, kecemasan mulai menyelimuti pihak keluarga ketika hingga pukul 16.00 WIB, bocah tersebut tak kunjung menampakkan batang hidungnya di rumah.

Diketahui bahwa AA memiliki riwayat autisme, sebuah kondisi yang membuat kekhawatiran keluarga semakin memuncak mengingat risiko yang mungkin dihadapi sang anak di luar rumah. Upaya pencarian mandiri telah dilakukan hingga larut malam, namun hasilnya nihil. Kejadian ini kemudian dilaporkan sebagai kasus orang hilang ke Polsek Klaten, yang segera menggerakkan tim SAR Klaten, BPBD, serta relawan MDMC untuk melakukan tindakan darurat.

Baca Juga  Kehilangan Besar Dunia Jurnalisme: Mengenang Sosok Nur Ainia, Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi

Operasi Pencarian Tim Gabungan

Kapolsek Kalikotes, Iptu Ryan Dwi Prabowo, menjelaskan bahwa operasi pencarian mulai diintensifkan pada Sabtu pagi, 2 Mei 2026. Tim gabungan menyisir area sungai yang terletak tepat di belakang rumah korban. Proses penyisiran sempat dihentikan sejenak untuk beristirahat pada siang hari sebelum akhirnya dilanjutkan kembali dengan penyisiran yang lebih mendalam.

Tepat pada pukul 13.22 WIB, kerja keras petugas membuahkan hasil, meski bukan kabar yang diharapkan oleh keluarga. Jasad korban ditemukan dalam posisi tertelungkup, mengapung di aliran air dengan kedalaman sekitar 1,5 meter. Lokasi penemuan berada di bawah jembatan Kalikuning yang mengarah ke wilayah Kalikotes.

Hasil Pemeriksaan Medis dan Keputusan Keluarga

Setelah berhasil dievakuasi dari sungai, jenazah AA segera dibawa untuk menjalani pemeriksaan medis awal oleh tim dari Puskesmas Kalikotes. Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik, petugas menemukan beberapa luka lecet pada bagian wajah dan hidung korban. Luka tersebut diduga kuat muncul akibat benturan benda keras saat tubuh korban terseret arus sungai yang cukup dalam.

Baca Juga  Arus Balik Membludak! 120 Ribu Kendaraan Diprediksi Serbu GT Cikatama Hari Ini

Iptu Ryan menegaskan bahwa tidak ditemukan adanya indikasi kekerasan atau tanda-tanda penganiayaan pada tubuh AA. “Pihak keluarga telah menerima kejadian ini dengan ikhlas sebagai musibah murni. Mereka juga memohon agar tidak dilakukan prosedur autopsi terhadap jenazah dan telah memberikan pernyataan tertulis secara resmi,” jelasnya.

Kepergian AA meninggalkan duka mendalam bagi warga setempat. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi para orang tua untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dalam mengawasi buah hati, terutama di lingkungan yang berdekatan dengan area aliran sungai yang rawan.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul