Ikuti Kami
kabarmalam.com

Tragedi Maut di Perlintasan Grobogan: KA Argo Bromo Anggrek Hantam Mobil, Empat Nyawa Melayang

Husnul | kabarmalam.com
Jumat, 01 Mei 2026 18:34 WIB
Tragedi Maut di Perlintasan Grobogan: KA Argo Bromo Anggrek Hantam Mobil, Empat Nyawa Melayang

Kabarmalam.com — Keheningan dini hari di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, berubah menjadi suasana mencekam saat sebuah insiden maut terjadi di perlintasan sebidang. KA Argo Bromo Anggrek, kereta eksekutif yang menghubungkan Jakarta dan Surabaya, terlibat benturan hebat dengan sebuah unit mobil yang mengakibatkan empat orang kehilangan nyawa di lokasi kejadian.

Kronologi Kejadian di Pulokulon

Peristiwa memilukan ini berlangsung pada Jumat dini hari sekitar pukul 02.52 WIB. Lokasi kejadian tepat berada di perlintasan sebidang Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Grobogan. Mobil yang membawa rombongan tersebut dikabarkan tengah melintasi jalur rel sebelum akhirnya dihantam oleh rangkaian kereta cepat KA Argo Bromo Anggrek yang sedang melaju menuju Surabaya Pasarturi.

Baca Juga  Update Tragedi Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek: Hasil Tes Urine Sopir Taksi Negatif, Polisi Periksa 31 Saksi

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyatakan keprihatinan yang mendalam atas musibah ini. Dalam keterangannya, pihak KAI menyampaikan rasa duka cita kepada keluarga korban yang ditinggalkan. “PT KAI Daop 4 Semarang sangat menyayangkan kejadian ini dan turut berduka sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban jiwa,” ujar Luqman.

Dampak Operasional dan Pengecekan Sarana

Benturan keras tersebut memaksa masinis untuk melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Kradenan hanya dua menit setelah kejadian, yakni pukul 02.54 WIB. Hal ini dilakukan sesuai standar operasional prosedur untuk memeriksa kondisi sarana kereta pasca-insiden. Setelah Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) memastikan kondisi lokomotif dan rangkaian tetap aman, kereta akhirnya diizinkan melanjutkan perjalanan pada pukul 02.56 WIB.

Baca Juga  Tragedi Jalur Rel Grobogan: KA Argo Bromo Anggrek Hantam Mobil Rombongan Pengantar Haji, 4 Orang Meninggal Dunia

Kabar yang beredar menyebutkan bahwa mobil tersebut diduga merupakan rombongan pengantar haji. Kerusakan mobil yang sangat parah menjadi bukti betapa dahsyatnya benturan yang terjadi di perlintasan yang sering kali menjadi titik rawan kecelakaan tersebut.

Himbauan dan Aturan Keselamatan Jalur Rel

Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat tentang bahaya berada di area jalur kereta api. Pihak PT KAI menegaskan kembali pentingnya mematuhi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, khususnya Pasal 181 ayat (1). Aturan tersebut melarang keras siapa pun untuk berada di ruang manfaat jalur kereta api atau melakukan aktivitas lain yang bukan untuk kepentingan angkutan kereta api.

Sebagai langkah preventif, KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat luas. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang dan menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan berlalu lintas adalah prioritas utama saat bersinggungan dengan jalur baja.

Baca Juga  Trump Skeptis Terhadap Proposal Damai Iran, Sebut Kepemimpinan Teheran Sedang 'Kacau'

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti mengapa mobil tersebut berada di jalur rel saat kereta melintas. Sementara itu, empat korban meninggal dunia telah dievakuasi oleh petugas medis dan aparat keamanan setempat.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul