Ikuti Kami
kabarmalam.com

Gus Ipul Tekankan Akurasi Data DTSEN di Lampung: Bansos Bukan Sekadar Bantuan, Tapi Pemberdayaan

Husnul | kabarmalam.com
Sabtu, 25 Apr 2026 22:34 WIB
Gus Ipul Tekankan Akurasi Data DTSEN di Lampung: Bansos Bukan Sekadar Bantuan, Tapi Pemberdayaan

Kabarmalam.com — Langkah strategis dalam membenahi carut-marut penyaluran bantuan di tanah air terus diperkuat oleh Kementerian Sosial. Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Lampung, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa akurasi data adalah harga mati untuk memastikan bantuan sosial (bansos) jatuh ke tangan yang tepat.

Berbicara di hadapan jajaran pemerintah daerah di Gedung Semergou, Kantor Wali Kota Bandar Lampung, Gus Ipul menyoroti pentingnya pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Baginya, data yang solid bukan sekadar deretan angka, melainkan fondasi utama agar kebijakan perlindungan sosial bisa berjalan efektif dan optimal.

Sinergi Akar Rumput: Kunci Validitas Data

Gus Ipul menginstruksikan penguatan kualitas SDM di tingkat bawah untuk mengawal pemutakhiran data ini. Kolaborasi intensif antara operator data desa dengan pengurus RT, RW, serta unsur kewilayahan lainnya menjadi kunci utama. Tidak ketinggalan, peran pilar sosial seperti pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) akan terus dioptimalkan.

Baca Juga  Transformasi Nyata Sekolah Rakyat: Gus Ipul Sebut Siswa Makin Berkarakter dan Siap Taklukkan Dunia

“Kita harus mutakhirkan DTSEN secara kolektif. Datanya harus akurat agar bansos tepat sasaran, dan yang tak kalah penting, bantuan tersebut harus memiliki daya dorong untuk memberdayakan penerimanya,” ujar Gus Ipul dengan nada optimis.

Ia menambahkan bahwa filosofi bansos ke depan tidak boleh berhenti pada tahap distribusi saja. Pemerintah ingin setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memiliki peta jalan menuju kesejahteraan yang lebih baik, hingga akhirnya mampu mencapai ekonomi mandiri.

Dua Jalur Pemutakhiran Data

Menyadari tantangan di lapangan, Kemensos telah menyiapkan dua mekanisme utama dalam memperbarui data kemiskinan, yaitu:

  • Jalur Formal: Masyarakat dapat melapor secara proaktif melalui pengurus RT/RW untuk kemudian diproses oleh operator SIKS-NG di tingkat desa atau kelurahan. Proses ini melibatkan musyawarah desa (Musdes) dan verifikasi lapangan oleh dinas sosial serta pendamping PKH sebelum akhirnya disahkan oleh kepala daerah.
  • Jalur Partisipatif: Masyarakat diberikan ruang untuk memberikan masukan melalui fitur ‘Usul-Sanggah’ di aplikasi Cek Bansos, menghubungi Command Center di nomor 021-171, atau melalui layanan WhatsApp resmi Kemensos.
Baca Juga  Geliat Kemanusiaan di Hari Libur: Kemensos Kucurkan Bantuan Rp 54,57 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera

Nantinya, seluruh data yang masuk akan melewati tahap verifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk dilakukan pemeringkatan ulang setiap tiga bulan sekali. Hal ini dilakukan demi menjaga dinamika data yang terus berubah di masyarakat.

Sambutan Hangat dan Harapan Daerah

Kehadiran Gus Ipul di Lampung disambut dengan antusiasme tinggi. Wakil Wali Kota Bandar Lampung, Deddy Amrullah, menyatakan komitmen penuhnya untuk segera menindaklanjuti arahan Menteri Sosial terkait perapian data di wilayahnya. “Apa yang disampaikan Pak Menteri menjadi catatan penting bagi kami untuk segera bergerak di lapangan,” tuturnya.

Suasana kunjungan semakin berkesan dengan penampilan memukau dari siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 35 Bandar Lampung. Program yang digagas di era Presiden Prabowo Subianto ini memamerkan bakat para siswanya melalui pidato dalam bahasa Inggris dan Arab. Selain itu, metode pengajaran interaktif menggunakan papan tulis digital yang diperagakan para guru menunjukkan semangat transformasi pendidikan di Lampung yang kian modern.

Baca Juga  Gus Ipul Tekankan Akurasi Data: Kunci Utama Entaskan Kemiskinan Mulai dari Desa

Acara tersebut juga dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari jajaran Dinas Sosial Provinsi Lampung, anggota DPRD, hingga ratusan lurah dan tenaga pendamping sosial yang siap mengawal misi kemanusiaan ini di Bumi Ruwa Jurai.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul