Misi Kemanusiaan Berlanjut: Kemlu Berhasil Evakuasi 45 WNI dari Iran dalam Tiga Gelombang
Kamis, 16 Apr 2026 16:34 WIB
Kabarmalam.com — Di tengah dinamika situasi di Timur Tengah yang terus menyita perhatian dunia, Pemerintah Indonesia kembali menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga keselamatan warganya. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI baru saja mengonfirmasi keberhasilan evakuasi tahap ketiga bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran.
Langkah strategis ini merupakan kelanjutan dari upaya perlindungan yang telah dilakukan sebelumnya. Sebanyak 45 jiwa berhasil dipulangkan ke tanah air melalui koordinasi intensif antara Pemerintah Pusat dengan perwakilan diplomatik di mancanegara.
Sinergi Lintas Negara demi Keselamatan Warga
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, mengungkapkan bahwa keberhasilan misi ini merupakan hasil kerja keras kolektif. Proses evakuasi tahap ketiga ini melibatkan kerja sama erat antara Kemlu, KBRI Baku di Azerbaijan, dan KBRI Tehran di Iran.
“Menyusul evakuasi tahap pertama dan kedua yang telah rampung pada Maret lalu, kami telah memfasilitasi pemulangan tahap ketiga untuk 45 WNI dari Iran,” ujar Heni saat memberikan keterangan resmi di kantor Kemlu, Jakarta Pusat.
Skema Pemulangan Bertahap
Mengingat tantangan logistik dan keamanan, pemulangan para WNI ini dilakukan secara bertahap dalam tiga kloter penerbangan:
- Kloter Pertama: Tiba pada 14 April dengan jumlah 14 orang.
- Kloter Kedua: Tiba pada 15 April dengan jumlah 9 orang.
- Kloter Ketiga: Dijadwalkan mendarat pada petang hari ini dengan jumlah 9 orang.
Selain mereka yang sudah tiba dan akan tiba di Jakarta, Heni menambahkan masih ada 13 orang anak buah kapal (ABK) yang saat ini tengah ditampung sementara di Baku, Azerbaijan. Mereka sedang menunggu jadwal penerbangan selanjutnya untuk bisa segera menginjakkan kaki di tanah air.
Pendampingan Hingga ke Kampung Halaman
Pemerintah memastikan bahwa perhatian tidak berhenti saat para WNI mendarat di bandara. Setibanya di Jakarta, para evacuee akan diserahterimakan kepada pihak Dinas Sosial dan Badan Penghubung Provinsi masing-masing.
Langkah ini diambil untuk memastikan proses pemulangan ke daerah asal berjalan lancar dan terkoordinasi dengan baik. Dukungan dari pemerintah daerah dianggap krusial dalam membantu transisi para WNI ini kembali ke lingkungan keluarga mereka.
Nasib WNI yang Masih Bertahan di Iran
Meskipun gelombang evakuasi terus berjalan, catatan dari KBRI Tehran menunjukkan masih ada sekitar 236 WNI yang memilih untuk tetap tinggal di Iran. Mayoritas dari mereka memiliki latar belakang pendidikan dan profesional.
“Sebagian besar adalah pelajar atau mahasiswa, terutama yang terkonsentrasi di Kota Qom. Sisanya merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) serta ekspatriat yang telah membina rumah tangga dengan warga setempat,” pungkas Heni.
Pemerintah Indonesia melalui Kemlu ditegaskan akan terus memantau situasi secara real-time dan siap memberikan bantuan perlindungan maksimal bagi seluruh warga negara yang berada di wilayah terdampak konflik maupun situasi darurat lainnya di luar negeri.