Ikuti Kami
kabarmalam.com

Sinergi Buruh dan Keamanan Nasional: Pesan Mendalam Kapolri Sigit di Halal Bihalal KSPSI

Husnul | kabarmalam.com
Selasa, 14 Apr 2026 17:35 WIB
Sinergi Buruh dan Keamanan Nasional: Pesan Mendalam Kapolri Sigit di Halal Bihalal KSPSI

Kabarmalam.com — Di tengah riuhnya suasana hangat pasca-Lebaran, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meluangkan waktu khusus untuk menyambangi ribuan pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). Kehadiran sosok nomor satu di korps Bhayangkara ini bukan sekadar formalitas pejabat negara, melainkan bentuk kedekatan emosional selaku Ketua Dewan Penasihat KSPSI yang hadir langsung di tengah-tengah keluarga besar buruh.

Bertempat di kawasan PT KMK Global Sports, Talagasari, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (14/4/2026) sore, suasana keakraban begitu terasa saat Jenderal Sigit disambut hangat oleh Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea. Di hadapan ribuan pasang mata, sang Jenderal membawa pesan penting mengenai stabilitas ekonomi nasional yang kini tengah dibayangi ketidakpastian global.

Mengawal Ekonomi di Tengah Gejolak Global

Dalam orasi yang bernada optimis namun tetap waspada, Kapolri menyoroti situasi geopolitik di Timur Tengah yang kian memanas. Ia menegaskan bahwa eskalasi di kancah internasional pasti akan memberikan efek domino terhadap kondisi finansial di dalam negeri. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen pekerja untuk menjadi benteng pertahanan ekonomi dengan menjaga kondusivitas iklim investasi.

Baca Juga  Strategi Polri Hadapi Tantangan Global, Kapolri Buka Rakernis Korps Brimob di Depok

“Kita semua menyadari bahwa saat ini dunia sedang menghadapi situasi yang tidak menentu. Ekskalasi global, khususnya di Timur Tengah, berdampak nyata pada ekonomi kita. Tugas kita sekarang adalah mendukung penuh langkah pemerintah dalam memitigasi dampak tersebut, sembari terus menjaga agar lapangan pekerjaan tetap terbuka lebar bagi rakyat Indonesia,” tutur Jenderal Sigit dengan tegas.

Kesejahteraan Buruh dan Industri yang Sehat

Lebih lanjut, mantan Kabareskrim ini menggarisbawahi filosofi sederhana namun mendalam: buruh akan sejahtera jika industrinya sehat. Menurutnya, keberlangsungan industri dan masuknya modal adalah prasyarat mutlak untuk meningkatkan taraf hidup pekerja. Indonesia, tegasnya, harus mampu membuktikan kepada dunia bahwa negeri ini adalah tempat yang aman dan kompetitif bagi para investor.

Baca Juga  Langkah Strategis Menuju Nol Persen Kemiskinan: Pemerintah Luncurkan Buku Saku Panduan Kesejahteraan 2026

“Buruh bisa sejahtera kalau industri tumbuh. Jika perusahaan sehat, hak-hak pekerja akan terpenuhi dan insentif akan mengalir sesuai harapan. Inilah iklim yang harus kita bangun bersama agar Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara lain,” tambahnya di hadapan anggota KSPSI.

Terkait polemik regulasi seperti revisi aturan ketenagakerjaan, Jenderal Sigit menawarkan solusi dialogis yang elegan. Ia mendorong adanya ruang komunikasi non-formal antara perwakilan buruh dan pengusaha untuk mencari titik tengah yang saling menguntungkan. Langkah ini diharapkan mampu meredam sumbu konflik sebelum sebuah draf regulasi bergulir ke meja legislatif di DPR.

Menyongsong May Day sebagai Kemenangan Bersama

Menutup kunjungannya, Kapolri mengajak seluruh elemen buruh dan pengusaha untuk merayakan Hari Buruh atau May Day pada 1 Mei mendatang dengan semangat persatuan di Monas. Rencananya, perayaan tersebut akan dihadiri langsung oleh Presiden RI sebagai bentuk apresiasi negara terhadap pahlawan devisa tersebut.

Baca Juga  Kapolri Listyo Sigit Ajak Buruh Rayakan May Day di Monas: Pererat Sinergi demi Iklim Investasi Sehat

“Mari kita jadikan perayaan May Day nanti sebagai simbol kemenangan bersama untuk Indonesia. Saya mengajak rekan-rekan pengusaha untuk hadir bersama buruh, merayakan hari besar ini di Monas bersama Bapak Presiden,” pungkasnya.

Dalam agenda ini, tampak hadir sejumlah pejabat penting mendampingi Kapolri, di antaranya Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah, Kapolda Banten Irjen Hengki, serta tokoh ekonomi Arsjad Rasjid. Kehadiran jajaran pejabat tinggi Polri seperti Kadivhumas Irjen Johnny Eddizon Isir dan jajaran Dewan Penasihat KSPSI lainnya semakin mempertegas komitmen Polri dalam mengawal hubungan industrial yang harmonis.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul