Update Kondisi Lexi, Adik Keisya Levronka: Perjuangan Pulih Saraf hingga Gugatan Hukum Terhadap Untar
Rabu, 01 Jul 2026 15:04 WIB
Kabarmalam.com — Dua tahun telah berlalu sejak insiden memilukan di lingkungan kampus Universitas Tarumanagara (Untar) pada 2024 silam, namun jejak trauma fisik masih membekas jelas pada Lexi. Adik dari penyanyi kenamaan Keisya Levronka ini hingga kini masih harus bergelut dengan proses pemulihan yang panjang dan melelahkan akibat terjatuh dari lantai enam gedung kampus tersebut.
Perjuangan Melawan Nyeri dan Gangguan Saraf
Hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Rabu (1/7/2026), Lexi membagikan kabar terbaru mengenai kondisi kesehatannya yang belum sepenuhnya kembali normal. Fokus utamanya saat ini adalah memperbaiki fungsi saraf serta beradaptasi dengan pen yang masih tertanam kuat di dalam tubuhnya untuk menyangga tulang yang sempat cedera parah.
Dalam keterangannya kepada awak media, Lexi mengungkapkan bahwa aktivitas sehari-harinya masih sangat terbatas. Ia belum bisa berjalan dengan normal layaknya pemuda seusianya. Mobilitasnya yang terbatas ini dipicu oleh rasa nyeri yang kerap muncul, terutama saat ia harus duduk terlalu lama di atas permukaan yang keras.
“Kalau sekarang mungkin fokusnya di saraf sama pen yang masih terpasang. Itu yang paling terasa mengganggu kegiatan sehari-hari, belum bisa berjalan normal. Jadi masih butuh dukungan penuh, termasuk menjalani rutin fisioterapi,” ujar Lexi dengan nada yang tegar.
Komitmen Terapi Fisik demi Kembali Pulih
Demi mengembalikan fungsi tubuhnya secara optimal, dokter menyarankan Lexi untuk menjalani terapi fisik secara intensif. Setidaknya, ia harus menghabiskan waktu dua kali dalam sepekan untuk menjalani sesi latihan fisik dan gym medis.
“Disarankannya dua kali seminggu, ada latihan seperti di gym juga, selain fisioterapi rutin. Semua ini dilakukan agar tubuh bisa berfungsi lagi seperti dulu,” tambahnya. Upaya medis ini menjadi prioritas utama Lexi di tengah tuntutan hidup yang terus berjalan.
Status Akademik dan Masa Depan di Kampus
Insiden jatuh dari ketinggian lantai enam tersebut tidak hanya berdampak pada fisiknya, tetapi juga pada masa depan pendidikannya. Sejak kejadian kelam di tahun 2024, status Lexi sebagai mahasiswa di Untar masih nonaktif sementara.
Mengenai kelanjutan studinya, Lexi tampak masih ragu dan belum memberikan keputusan pasti. Apakah ia akan kembali ke bangku kuliah di kampus yang sama atau memilih untuk mencari suasana baru di universitas lain, semuanya masih menjadi rahasia waktu. Fokus utamanya saat ini hanyalah satu: sembuh total.
Gugatan Perdata dan Dukungan Keluarga
Kehadiran Lexi di pengadilan tersebut merupakan bagian dari agenda sidang perdana gugatan perdata yang dilayangkan keluarganya terhadap Universitas Tarumanagara dan Yayasan Tarumanagara. Langkah hukum ini diambil sebagai bentuk pencarian keadilan atas insiden yang hampir merenggut nyawa tersebut.
Dalam momen krusial ini, sang kakak, Keisya Levronka, tampak hadir mendampingi ibunda mereka, Levi Leonita Davies. Kehadiran keluarga besar ini menjadi pilar kekuatan bagi Lexi dalam menghadapi proses hukum sekaligus proses penyembuhan yang masih panjang. Keluarga berharap ada pertanggungjawaban yang nyata atas kelalaian atau insiden yang menimpa anggota keluarga mereka.