Babak Baru Sengketa Lagu ‘Di Antara Kata’, Pihak Fariz RM Tak Gentar Dilaporkan Balik Syahravi
Selasa, 30 Jun 2026 23:34 WIB
Kabarmalam.com — Panggung hiburan Tanah Air kembali memanas seiring dengan bergulirnya babak baru dalam perseteruan antara musisi legendaris Fariz RM dan penyanyi muda Syahravi. Polemik yang berawal dari sengketa hak cipta atas lagu berjudul “Di Antara Kata” kini semakin runyam setelah Syahravi secara resmi melaporkan balik Fariz RM ke pihak berwajib atas tuduhan pencemaran nama baik.
Pembelaan Pihak Fariz RM: Bicara Berdasarkan Fakta
Menanggapi langkah hukum yang diambil oleh pihak lawan, Deolipa Yumara selaku kuasa hukum Fariz RM memberikan respons yang cukup menohok. Ia menegaskan bahwa kliennya tidak pernah melakukan pencemaran nama baik seperti yang dituduhkan. Menurut Deolipa, segala pernyataan yang dilontarkan Fariz RM adalah sebuah realitas hukum yang memang terjadi.
“Pencemaran nama baik itu terjadi jika yang diceritakan bukan sebuah fakta. Dalam hal ini, Fariz RM hanya mengungkapkan fakta-fakta terkait persoalan hak cipta. Jika yang disampaikan adalah kebenaran, maka unsur pencemaran itu tidak terpenuhi,” tegas Deolipa saat memberikan keterangan di Polres Metro Jakarta Selatan.
Lebih lanjut, Deolipa menyoroti inti persoalan yang menurutnya merupakan kesalahan prosedur dalam perizinan lagu. Ia menyebut bahwa izin yang dikantongi oleh Syahravi diduga tidak berasal dari pemegang kekayaan intelektual yang sah. Inilah yang menjadi dasar Fariz RM melakukan protes keras hingga berujung pada pelaporan kepolisian.
Fariz RM Pilih Tetap Tenang dan Fokus pada Proses Hukum
Meski situasi kian meruncing, sang maestro Fariz RM dikabarkan tetap tenang menghadapi serangan balik tersebut. Alih-alih merasa terancam, pelantun lagu “Sakura” ini memilih untuk mengikuti alur hukum yang sedang berjalan dengan kepala dingin.
“Beliau biasa saja, sangat santai. Karena Fariz RM merasa apa yang diucapkannya memiliki landasan yang kuat. Perkara ini akan terus berlanjut hingga ada titik terang,” ujar Deolipa. Pengacara eksentrik ini juga sempat melontarkan analogi santai bahwa aksi saling lapor dalam dunia hukum adalah hal yang lumrah terjadi di tengah masyarakat kita.
Misi Edukasi di Balik Ketegasan Hukum
Langkah hukum yang diambil oleh Fariz RM diklaim bukan sekadar mencari kemenangan pribadi, melainkan demi memberikan edukasi musik bagi industri kreatif di Indonesia. Fariz RM ingin para pelaku seni memiliki kesadaran tinggi untuk menghormati karya-karya orisinal dan mengikuti mekanisme hukum yang benar dalam penggunaan lagu.
Namun, Deolipa juga memberikan peringatan halus. Menurutnya, jika niat baik untuk meluruskan masalah hak cipta ini terus dibalas dengan perlawanan hukum yang dianggap tidak relevan, Fariz RM tidak akan segan untuk bersikap lebih tegas. “Fariz RM itu punya prinsip yang keras, sekeras musik yang ia mainkan. Jika ditantang, beliau tentu tidak akan mundur,” pungkasnya.