Ikuti Kami
kabarmalam.com

Bukan Pelawak, Ical Putra Daus Mini Pilih Jalur Rapper untuk Dobrak Dominasi Musik Pop

Darman | kabarmalam.com
Selasa, 30 Jun 2026 17:34 WIB
Bukan Pelawak, Ical Putra Daus Mini Pilih Jalur Rapper untuk Dobrak Dominasi Musik Pop

Kabarmalam.com — Memiliki nama besar di belakang bayang-bayang orang tua yang sukses di dunia hiburan ternyata tidak membuat Ivander Haykal Firdaus latah mengekor jejak sang ayah. Putra dari aktor sekaligus komedian kawakan Daus Mini ini justru memilih jalan yang benar-benar berbeda. Jika sang ayah dikenal lewat lawakan dan aktingnya yang ikonik, remaja yang akrab disapa Ical ini kini mantap memfokuskan energinya untuk menjadi seorang rapper profesional.

Langkah Ical memasuki industri kreatif ini sebenarnya bukan tanpa godaan di jalur akting. Ical mengakui bahwa dirinya sempat merasakan ketertarikan untuk mengikuti jejak ayahnya di depan kamera. Perasaan itu muncul saat ia sering melihat kesibukan Daus Mini di lokasi syuting sinetron, di mana sang ayah dikelilingi oleh banyak rekan artis. Namun, ambisi tersebut harus diredam karena benturan realitas sebagai seorang pelajar.

Baca Juga  Mengintip Kesuksesan Run For Humanity 2026: Langkah Nyata Dimas Seto Ajak Ribuan Pelari di Bandung Peduli Sesama

Tantangan Pendidikan di Balik Mimpi Akting

“Dulu pas Papi zaman syuting Sutan Aji, temannya kan banyak banget. Ada rasa pengen ikut juga, semacam FOMO gitu. Wah, seru banget nih kayaknya,” kenang Ical saat memberikan keterangan di Studio Pagi-pagi Ambyar, Jakarta Selatan.

Namun, berbeda dengan banyak aktor cilik yang memilih jalur homeschooling demi fleksibilitas karier, Ical tetap berkomitmen pada sekolah reguler. Hal inilah yang membuatnya sulit mengatur waktu antara syuting dan belajar. “Aku sekolahnya di sekolah biasa, bukan homeschooling seperti teman-teman aktor lainnya. Jadi memang susah bagi waktunya, padahal kalau dipaksakan mungkin bisa saja,” tambahnya lagi.

Membangun Identitas di Skena Hip-Hop

Kini, fokus Ical telah bergeser sepenuhnya ke musik hip-hop. Ia tidak main-main dalam mempersiapkan diri. Alih-alih mengandalkan nama besar ayahnya, Ical justru lebih aktif menjalin relasi dengan para pelaku skena hip-hop tanah air untuk mencuri ilmu. Ia mendalami segala aspek teknis, mulai dari penulisan lirik yang tajam hingga teknik menemukan flow yang unik agar enak didengar.

Baca Juga  Raffi Ahmad Terseret Isu Penyelundupan Bea Cukai, Begini Reaksi Tak Terduga Nagita Slavina dan Pesan Bijak Amy Qanita

“Aku sering banget minta saran ke senior-senior, tanya cara nulis lirik yang bagus gimana, nyari flow itu gimana. Bahkan sampai hal teknis seperti cara upload lagu, mencari beat, sampai proses bikin beat sendiri,” tuturnya dengan penuh semangat.

Semangat Independen dengan Nama Panggung Ivand2r

Menariknya, Ical memilih jalur independen dalam berkarya. Tanpa tim produksi besar, ia memanfaatkan teknologi yang ada di genggamannya. Menggunakan beat gratisan dari platform YouTube dan merekam vokalnya melalui aplikasi di gawai, Ical membuktikan bahwa kreativitas tidak terbatas oleh alat. Ia pun sudah menyiapkan nama panggung khusus, yakni Ivand2r, dan berencana merilis karya-karyanya di platform SoundCloud.

“Sekarang masih tahap eksperimen, masih nyari-nyari flow yang paling pas. Kalau sudah matang, baru aku unggah ke SoundCloud aku, namanya Ivand2r,” jelas calon rapper muda ini.

Baca Juga  Jane Callista Pukau Publik Korea: Raih Skor Tertinggi di Ajang Bergengsi DIMF 2026

Visi Mengubah Kiblat Musik Indonesia

Ambisi Ical tidak berhenti hanya pada merilis lagu. Ia membawa misi besar untuk memberikan warna baru bagi industri musik di tanah air yang menurutnya masih terlalu didominasi oleh lagu-lagu pop melankolis. Ical ingin memperkenalkan subgenre yang lebih segar seperti hyperpop dan underground hip-hop kepada pendengar luas.

“Harapannya sih pengen mengubah sedikit skena musik di Indonesia. Biar kita nggak terus-terusan terjebak di genre yang melow saja. Aku pengen ngenalin hyperpop dan underground hip-hop supaya referensi musik kita jadi lebih beragam,” pungkasnya optimis.

Tentang Penulis
Darman
Darman