Langkah Kooperatif Awkarin: Kembalikan Uang Saku Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Selasa, 30 Jun 2026 10:33 WIB
Kabarmalam.com — Selebgram kenamaan Karin Novilda, atau yang lebih dikenal dengan sapaan Awkarin, menunjukkan sikap proaktifnya di tengah pusaran kasus hukum yang melibatkan agen perjalanan umrah Hanania Travel. Kehadirannya di Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya bukan sekadar memenuhi panggilan sebagai saksi, melainkan juga untuk menyerahkan sejumlah uang saku yang pernah diterimanya dari pihak agen travel tersebut.
Uang saku tersebut kini telah berpindah tangan ke penyidik Polda Metro Jaya untuk dijadikan sebagai barang bukti dalam penyidikan kasus dugaan penipuan umrah yang menyeret PT Khazanah Tama Internasional atau Hanania Group. Langkah ini diambil Awkarin sebagai bentuk dukungan penuh terhadap proses transparansi hukum yang sedang berjalan.
Sikap Kooperatif di Tengah Penyelidikan
Kuasa hukum Awkarin, Artahsasta Prasetyo Santoso, menegaskan bahwa kliennya ingin memastikan tidak ada hal yang ditutup-tutupi terkait keterlibatannya dengan Hanania Group. Menurutnya, penyerahan uang saku tersebut merupakan inisiatif untuk membantu penyidik memperjelas konstruksi perkara.
“Kami ingin menegaskan bahwa fakta mengenai penerimaan uang saku itu memang benar adanya. Pada pemeriksaan kali ini, klien kami telah memberikan kembali dan menyerahkan uang saku tersebut kepada penyidik untuk dilakukan penyitaan secara resmi,” ujar Artahsasta saat memberikan keterangan di Mapolda Metro Jaya, Senin malam.
Hubungan Barter yang Menjadi Fokus Penyidik
Pemeriksaan terhadap sosok Awkarin ini berjalan cukup spesifik. Artahsasta menjelaskan bahwa materi pertanyaan yang diajukan oleh penyidik murni berkisar pada hubungan kerja sama antara kliennya dengan Hanania Group. Diketahui sebelumnya, kerja sama yang terjalin bersifat barter, di mana sang selebgram mempromosikan layanan travel tersebut sebagai imbalan atas fasilitas yang diterima.
“Pemeriksaannya sangat terarah. Tidak ada pertanyaan yang melebar ke luar konteks. Fokus utama penyidik adalah mendalami sejauh mana hubungan profesional antara Ibu Karin dan pihak Hanania Group selama masa kerja sama berlangsung,” tambahnya.
Misteri Nominal Uang Saku
Meski secara terbuka mengakui telah mengembalikan dana tersebut, pihak Awkarin enggan membeberkan secara rinci berapa nominal uang yang diserahkan kepada pihak kepolisian. Artahsasta berdalih bahwa setiap influencer yang diperiksa dalam kasus ini menerima angka yang berbeda-beda, sehingga ia menyerahkan sepenuhnya detail tersebut kepada pihak penyidik.
“Terkait jumlah nominalnya, kami rasa lebih tepat jika ditanyakan langsung kepada penyidik. Mengingat keterangan dari berbagai influencer lain yang sudah diperiksa menunjukkan angka yang bervariasi, sehingga penyidiklah yang memegang data pastinya,” pungkasnya. Kasus Hanania Travel ini terus menjadi sorotan publik mengingat banyaknya jamaah yang menjadi korban dalam dugaan penggelapan dana perjalanan ibadah tersebut.