Ikuti Kami
kabarmalam.com

Tragedi Penyekapan 3 Tahun di Bandung: Atalia Praratya Menangis Lihat Kondisi Korban yang Kehilangan Penglihatan

Husnul | kabarmalam.com
Selasa, 23 Jun 2026 17:34 WIB
Tragedi Penyekapan 3 Tahun di Bandung: Atalia Praratya Menangis Lihat Kondisi Korban yang Kehilangan Penglihatan

Kabarmalam.com — Rasa pilu mendalam menyelimuti hati Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, saat menyaksikan langsung penderitaan yang dialami YTR (29). Wanita malang tersebut baru saja terbebas dari neraka dunia setelah menjadi korban penyekapan dan penganiayaan keji oleh kekasihnya sendiri, TH (30), selama tiga tahun lamanya.

Dalam kunjungannya pada Selasa (23/6/2026), Atalia tidak dapat menyembunyikan kesedihannya. Ia menggambarkan betapa biadabnya perlakuan yang diterima YTR hingga mengubah fisik korban secara drastis. Luka-luka yang diderita bukan sekadar fisik biasa, melainkan kerusakan struktural pada wajah yang mengakibatkan korban kehilangan indra penglihatannya akibat kekerasan yang dilakukan secara sistematis.

Jeritan Hati Atalia: Wajah Rusak dan Harapan yang Tersisa

“Hati saya hancur dan sedih. Struktur wajah korban rusak berat, ia kehilangan penglihatan, dan menderita luka berat akibat kekerasan keji selama tiga tahun penyekapan,” ujar Atalia dengan nada bergetar saat memberikan keterangan kepada media. Baginya, kasus penganiayaan berat ini adalah potret nyata nirkemanusiaan yang melampaui batas kewajaran.

Baca Juga  Aksi Brutal Perampok di Depok: Ibu dan Anak Dibacok Menggunakan Parang Pajangan Milik Sendiri

Namun, di tengah kegelapan yang dialami YTR, Atalia menemukan secercah cahaya. Meski fisiknya hancur, semangat korban untuk sembuh justru menjadi pengobat bagi siapa pun yang mendengarnya. Satu keinginan yang terus diucapkan korban adalah kerinduannya untuk bisa melihat dunia kembali. Harapan sederhana namun menyayat hati ini menjadi pelecut bagi Atalia untuk memastikan negara hadir sepenuhnya dalam proses pemulihan medis maupun psikis korban.

Langkah Cepat Penanganan dan Desakan Hukum

Tak ingin membuang waktu, politikus dari Partai Golkar ini segera melakukan koordinasi dengan berbagai lembaga dan mitra terkait. Ia memastikan bahwa YTR tidak akan berjuang sendirian dalam masa pemulihan. Sejumlah instansi kini telah turun tangan untuk memberikan jaminan bantuan medis dan pendampingan psikologis bagi korban yang mengalami trauma mendalam akibat kekerasan dalam hubungan ini.

Baca Juga  Bongkar Transaksi Gelap di Pekanbaru, Polda Riau Sita 420 Cartridge Etomidate dari Tangan Pengedar

Secara tegas, Atalia menilai tindakan TH sebagai pelanggaran hak asasi manusia yang sangat serius. Ia mendesak aparat penegak hukum untuk tidak memberikan kelonggaran sedikit pun kepada pelaku. “Saya meminta pihak kepolisian menerapkan pasal berlapis yang paling berat dalam KUHP, baik terkait penganiayaan berat maupun perampasan kemerdekaan seseorang. Ini bukan sekadar kriminal biasa, ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan,” tegasnya.

Masyarakat Diminta Membantu Perburuan Pelaku

Hingga saat ini, pelaku berinisial TH masih dalam pengejaran intensif pihak berwajib. Atalia mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam memberikan informasi terkait keberadaan pria tersebut. Pencarian sedang difokuskan di wilayah Bandung dan sekitarnya guna mempertanggungjawabkan perbuatan biadabnya.

Baca Juga  Dikhianati Orang Kepercayaan, Fuji Bongkar Rincian Kerugian Miliaran Rupiah Akibat Penggelapan Eks Admin

“Jangan biarkan pelaku bebas berkeliaran. Jika Anda memiliki informasi sekecil apa pun mengenai keberadaan manusia nirkemanusiaan ini, segera laporkan ke pihak berwajib. Mari kita bantu kepolisian. Kejar sampai ke ujung dunia mana pun,” pungkas Atalia menutup pernyataannya dengan penuh penekanan.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul