Akses Baru Menuju Kebanggaan Jakarta: Panduan Lengkap Stasiun JIS yang Resmi Beroperasi
Selasa, 23 Jun 2026 22:33 WIB
Kabarmalam.com — Wajah transportasi publik di Jakarta Utara semakin bersinar dengan resminya operasional Stasiun Jakarta International Stadium (JIS). Kini, para pendukung setia klub kebanggaan ibu kota maupun penikmat konser musik tidak perlu lagi risau memikirkan kemacetan menuju stadion, karena layanan KRL Commuter Line telah hadir menjangkau kawasan ini secara langsung.
Peresmian operasional perdana ini dipimpin langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada Senin (22/6). Terletak strategis di antara Stasiun Tanjung Priok dan Stasiun Ancol, kehadiran stasiun ini diharapkan menjadi solusi utama mobilitas massa saat ada gelaran besar di stadion tersebut.
Memahami Rute: Mengapa Harus Transit di Tanjung Priok?
Bagi Anda yang berencana menjajal transportasi publik ini dari arah Stasiun Jakarta Kota, ada satu catatan penting yang perlu diperhatikan. Karena saat ini Stasiun JIS baru mengoperasikan satu peron, perjalanan kereta memiliki skema yang unik. Penumpang dari arah Jakarta Kota akan melewati Stasiun Kampung Bandan dan Stasiun Ancol tanpa berhenti di JIS terlebih dahulu.
Kereta akan melaju hingga titik akhir di Stasiun Tanjung Priok. Di sana, penumpang harus bersabar sejenak karena kereta akan melakukan transit sebelum berputar balik menuju arah Jakarta Kota. Baru pada rute balik inilah, KRL akan berhenti dan menurunkan penumpang di Stasiun JIS. Berdasarkan pantauan di lapangan, jeda keberangkatan kereta dari Jakarta Kota tersedia setiap 30 menit sekali dengan waktu tempuh total sekitar 45 menit hingga sampai di peron JIS.
Aksesibilitas dan Fasilitas Modern Bergaya Kontainer
Mencapai stadion dari stasiun pun tergolong sangat efisien. Terdapat tiga akses masuk utama yang bisa dipilih, salah satunya melalui Jalan RE Martadinata. Dari pintu masuk ini, calon penumpang akan disambut dengan tangga yang terhubung langsung menuju Stadion JIS melalui Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang lebar dan ikonik.
Hanya butuh waktu sekitar 2 hingga 3 menit berjalan kaki dari stasiun untuk mencapai area stadion. Menariknya, fasilitas di Stasiun JIS tampil dengan gaya industrial modern. Ruang tunggu, musala, hingga toilet disabilitas dibangun menggunakan kontainer yang dicat dengan warna-warna cerah seperti oranye dan abu-abu, memberikan kesan segar dan bersih bagi para pengguna jasa.
Antusiasme Warga dan Harapan ke Depan
Kehadiran stasiun ini disambut hangat oleh masyarakat, terutama para pendukung Persija Jakarta. Adnan (17), seorang pelajar asal Depok, sengaja datang jauh-jauh untuk mencoba rute baru ini demi persiapan menonton pertandingan tim kesayangannya kelak. Meski harus menempuh perjalanan dua jam dari Depok, ia mengaku sangat terbantu dengan adanya stasiun yang menempel langsung dengan stadion.
“Sangat memudahkan akses, apalagi buat saya yang sering nonton bola atau konser. Harapannya nanti peron bisa ditambah jadi dua, supaya tidak perlu transit jauh dulu ke Tanjung Priok,” ungkap Adnan memberikan masukan.
Senada dengan Adnan, warga Sunter bernama Mingming juga merasa terbantu karena tidak perlu lagi turun di Stasiun Ancol yang jaraknya lebih jauh. Meskipun ia memberikan catatan mengenai akses tangga JPO yang cukup menguras tenaga, ia optimis bahwa integrasi KRL Commuter Line ini akan membuat kawasan JIS semakin hidup dan mudah dijangkau oleh semua kalangan.