Ikuti Kami
kabarmalam.com

Wujudkan Mimpi Anak Bangsa, Gus Ipul Laporkan Progres 93 Gedung Permanen Sekolah Rakyat ke Presiden Prabowo

Husnul | kabarmalam.com
Minggu, 07 Jun 2026 22:34 WIB
Wujudkan Mimpi Anak Bangsa, Gus Ipul Laporkan Progres 93 Gedung Permanen Sekolah Rakyat ke Presiden Prabowo

Kabarmalam.com — Komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas di pelosok negeri kian nyata. Di tengah suasana hangat kunjungan kerja di Pulau Dewata, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menyampaikan laporan penting kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai transformasi masif program Sekolah Rakyat (SR) di seluruh penjuru Indonesia.

Bertempat di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17, Tabanan, Bali, pada Minggu (7/6/2026), Gus Ipul memaparkan bahwa pemerintah kini tengah memacu pembangunan 93 gedung permanen Sekolah Rakyat. Langkah ini merupakan tindak lanjut konkret dari instruksi langsung Presiden Prabowo untuk meningkatkan standar infrastruktur pendidikan dari yang semula bersifat rintisan menjadi fasilitas yang kokoh dan menetap.

Dari Rintisan Menuju Fondasi Permanen

Gus Ipul menjelaskan bahwa perjalanan program ini bermula dari 166 titik Sekolah Rakyat rintisan yang tersebar di berbagai wilayah. Kini, fokus utama kementerian adalah mengonversi rintisan tersebut menjadi gedung-gedung permanen yang representatif. Salah satu proyek mercusuar dalam tahap ini berlokasi di Kabupaten Karangasem, Bali.

Baca Juga  Kado Manis May Day 2026: Presiden Prabowo Subianto Bagikan Ribuan Paket Sembako untuk Buruh di Monas

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kita sedang dalam proses membangun gedung permanen di seluruh Indonesia. Untuk tahap saat ini, ada 93 titik yang sedang berproses. Harapannya, setelah pembangunan ini rampung, para siswa yang saat ini menempati bangunan rintisan dapat segera pindah ke gedung baru yang lebih layak,” ujar Gus Ipul dengan nada optimis.

Target Ambisius Menjangkau 100 Ribu Siswa

Pemerintah tidak berhenti pada angka 93 gedung saja. Gus Ipul membocorkan rencana strategis untuk tahun mendatang dengan target yang jauh lebih besar. Direncanakan, akan ada tambahan lebih dari 100 gedung permanen baru yang dibangun untuk memperkuat ekosistem pendidikan nasional.

Dengan ekspansi infrastruktur yang masif ini, kapasitas daya tampung siswa diprediksi akan melonjak tajam. Berikut adalah proyeksi pertumbuhan jumlah siswa Sekolah Rakyat yang dilaporkan:

  • Tahun Ajaran 2025-2026: Telah menjangkau lebih dari 15.000 siswa di tahap awal.
  • Tahun Ajaran 2026-2027: Alokasi meningkat signifikan menjadi lebih dari 45.000 siswa secara keseluruhan.
  • Tahun Ajaran 2027-2028: Ditargetkan mampu merangkul lebih dari 100.000 siswa di seluruh Indonesia.
Baca Juga  Skandal Korupsi BGN: Tabir Gelap di Balik Pengadaan Motor Listrik Rp 1 Triliun dan 'Mark Up' Fantastis

Pembangunan ini bukan sekadar mendirikan dinding dan atap. Gedung Sekolah Rakyat permanen ini dirancang sebagai pusat belajar yang komprehensif. Menteri Sosial menegaskan bahwa fasilitas pendukung akan sangat lengkap, mulai dari asrama guru yang nyaman, perpustakaan modern, laboratorium sains, hingga fasilitas olahraga dan ruang kegiatan ekstrakurikuler untuk mengasah bakat non-akademik siswa.

Pesan Hangat Presiden untuk Generasi Penerus

Dalam kunjungannya yang juga diwarnai dengan momen makan siang bersama para siswa, Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan yang menyentuh hati. Beliau mengingatkan para siswa bahwa pendidikan adalah kunci masa depan. Presiden berpesan agar anak-anak belajar dengan tekun, karena di pundak merekalah harapan orang tua dan masa depan bangsa ini diletakkan.

Baca Juga  Misi Kemanusiaan di Balik Makan Bergizi Gratis: Prabowo Subianto Soroti Nasib Anak yang Berangkat Sekolah dengan Perut Kosong

Program Sekolah Rakyat ini kini telah menjangkau 133 kabupaten/kota di Indonesia, membuktikan bahwa pemerataan pendidikan bukan sekadar retorika, melainkan kerja nyata yang terus diupayakan demi mencetak generasi emas Indonesia yang unggul dan berdaya saing.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul