Ikuti Kami
kabarmalam.com

Wajah Baru Ibu Kota: CFD Rasuna Said Kembali Digelar, Jadi Magnet Landmark Baru Jakarta

Husnul | kabarmalam.com
Minggu, 07 Jun 2026 21:34 WIB
Wajah Baru Ibu Kota: CFD Rasuna Said Kembali Digelar, Jadi Magnet Landmark Baru Jakarta

Kabarmalam.com — Langit biru di atas kawasan Kuningan tampak lebih jernih dari biasanya saat ribuan warga mulai memadati aspal Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Setelah sempat jeda selama dua pekan untuk tahap evaluasi, gelaran Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau yang akrab disebut Car Free Day (CFD) di lintasan ini kembali dibuka dengan antusiasme yang membeludak pada Minggu pagi.

Lintasan sepanjang 4,4 kilometer ini bertransformasi menjadi ruang publik yang hidup sejak pukul 05.30 hingga 09.00 WIB. Meski baru akan diresmikan secara besar-besaran pada 22 Juni 2026 bertepatan dengan HUT Jakarta, magnet kawasan ini sudah terasa kuat bagi para pencinta olahraga dan warga yang rindu akan udara segar di tengah kepungan gedung pencakar langit.

Nostalgia Permainan Tradisional di Tengah Kota

Berdasarkan pantauan di lapangan, arus kendaraan dari arah Menteng maupun Mampang Prapatan ditutup total, memberikan panggung bagi pejalan kaki dan pesepeda. Menariknya, CFD Rasuna Said tidak hanya sekadar tempat jogging. Di sudut dekat Plaza Festival, nuansa tradisional terasa kental dengan hadirnya atraksi ondel-ondel serta berbagai permainan lawas.

Baca Juga  Babak Baru Skandal Makan Bergizi Gratis: Kejagung Seret Orang Dekat Sony Sonjaya Jadi Tersangka

Warga terlihat asyik mencoba kemampuannya bermain egrang hingga gasing, menciptakan harmoni unik antara modernitas Kuningan dengan kearifan lokal. Penutupan jalan di sisi selatan dimulai dari kawasan Kedutaan Besar Belanda, sementara akses dari Jalan Casablanca tetap dibuka secara fungsional menuju arah Mampang Prapatan.

Suara Warga: Dari Alternatif Hingga Kualitas Udara

Antusiasme masyarakat terlihat dari testimoni para pengunjung yang merasa terbantu dengan adanya lokasi CFD baru ini. Hendri, seorang warga Karet Kuningan, mengungkapkan kegembiraannya karena kini memiliki tempat olahraga yang sangat dekat dengan rumah.

“Senang sekali, kebetulan rumah dekat sini. Harapannya bisa diadakan setiap minggu sebagai hiburan sekaligus olahraga. Ini jadi alternatif bagus selain ke Bundaran HI atau Jakarta Selatan area lain seperti Sudirman. Selain itu, sirkulasi udara di sini jadi lebih bagus karena biasanya penuh asap kendaraan,” ujar Hendri sembari mencoba permainan egrang.

Baca Juga  Trump Ancam Tarik Pasukan dari Jerman, Hubungan Washington-Berlin Memanas Akibat Isu Iran

Hal senada disampaikan oleh Ryan, warga Jakarta lainnya yang merasa tidak bosan lagi karena memiliki rute jogging baru. Namun, ia memberikan catatan kritis terkait fasilitas pendukung. “Untuk rute sudah oke, tapi fasilitas toilet umum perlu ditambah. Kadang susah kalau lagi darurat, karena masuk ke stasiun LRT pun harus tap kartu dulu,” sarannya.

Visi Gubernur: Rasuna Said Sebagai Landmark Masa Depan

Kehadiran orang nomor satu di Jakarta, Pramono Anung, menambah semarak suasana. Berjalan santai bersama Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin dan aktris Cinta Laura, Pramono optimis bahwa Rasuna Said akan menjadi ikon baru Jakarta.

“Akses di sini sangat mudah. Warga dari luar Jakarta bisa menggunakan Transjakarta atau LRT, baik dari Bekasi maupun Cibubur. Saya yakin kawasan ini akan menjadi landmark baru untuk kegiatan CFD di Jakarta karena pemandangan dan aksesibilitasnya yang unggul,” tutur Pramono.

Baca Juga  Akses Depan Gandaria City Terendam Banjir 60 Cm, Arus Lalu Lintas Jakarta Selatan Sempat Lumpuh

Berdasarkan survei singkat dan interaksinya dengan warga, Pramono mengklaim sekitar 95 persen masyarakat menginginkan kegiatan ini menjadi agenda rutin mingguan. Terkait 5 persen keluhan warga, ia berjanji akan segera menuntaskan penataan trotoar dan penghijauan di sisi timur jalan.

Komitmen Kebersihan dan Penataan Pedagang

Menutup peninjauannya, Pramono menekankan pentingnya menjaga estetika dan kenyamanan kawasan. Ia menginstruksikan jajaran Pemerintah Kota Jakarta Selatan untuk mengatur para pedagang dengan pendekatan yang humanis namun tetap tegas.

“Kami ingin jalur utama CFD steril dari pedagang agar tidak mengganggu kenyamanan warga yang berolahraga, namun cara penataannya harus lembut dan terorganisir dengan baik agar tidak memicu polemik di ruang publik,” pungkasnya. Dengan segala evaluasi yang ada, CFD Rasuna Said kini bersiap menjadi primadona baru bagi warga Jakarta yang mendambakan gaya hidup sehat di hari libur.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul