Momen Keakraban Presiden Prabowo di SRMP 17 Tabanan: Dari Merapikan Seragam Hingga Santap Siang Bersama
Minggu, 07 Jun 2026 17:34 WIB
Kabarmalam.com — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, saat lonceng jam makan siang berbunyi. Di tengah hiruk-pikuk rutinitas sekolah, kehadiran tamu istimewa, Presiden Prabowo Subianto, memberikan kejutan luar biasa bagi para siswa dan orang tua yang hadir. Sang Kepala Negara memilih untuk melebur bersama mereka, duduk di meja yang sama, dan menikmati hidangan dengan menu yang serupa tanpa sekat protokoler yang kaku.
Ada sebuah momen menyentuh yang tertangkap kamera di sela-sela persiapan makan siang tersebut. Dengan penuh perhatian, Presiden Prabowo tampak merapikan kerah seragam Gede Fransiskus Fatubun, siswa yang terpilih untuk memimpin doa. Sambil berbincang ringan, Presiden memberikan dorongan semangat kepada Frans sebelum mempersilakan seluruh siswa untuk memulai santap siang mereka. “Silakan, lanjut. Silakan makan,” ujar Presiden dengan nada kebapakan, sebagaimana dikutip dari siaran pers Kementerian Sosial pada Minggu (7/6/2026).
Simbol Kedekatan dan Harapan
Frans yang memimpin jalannya makan siang tersebut kemudian memberikan komando dengan tegas namun khidmat. “Duduk siap! Sebelum kita makan, marilah kita berdoa sesuai kepercayaan dan keagamaan masing-masing. Berdoa mulai,” ucapnya. Setelah doa dipanjatkan, Presiden pun ikut berbaur dalam percakapan hangat dengan para orang tua murid, mendengarkan aspirasi mereka sambil menikmati hidangan bergizi yang telah disiapkan.
Kegiatan makan siang bersama ini merupakan bagian integral dari program Makanan Bergizi Gratis yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo sebagai salah satu prioritas nasional. Melalui wadah Sekolah Rakyat, pemerintah berupaya memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan asupan nutrisi yang tepat demi menunjang pertumbuhan fisik dan kecerdasan intelektual mereka.
Transformasi Kesehatan Siswa Setelah 11 Bulan
Di bawah naungan Sekolah Rakyat, standar gizi anak-anak benar-benar diperhatikan secara mendetail. Para siswa mendapatkan jaminan asupan berupa tiga kali makan berat dan dua kali kudapan setiap harinya. Kementerian Sosial mengungkapkan bahwa setelah 11 bulan program ini berjalan, dampak positifnya mulai terlihat secara nyata pada kondisi fisik para siswa.
Banyak siswa yang sebelumnya memiliki berat badan kurang atau tampak kurang bugar, kini bertransformasi menjadi lebih sehat, segar, dan bertenaga. Hal senada juga dirasakan oleh para orang tua di SRMP 17 Tabanan. Mereka mengungkapkan rasa syukur dan bahagia melihat perkembangan fisik anak-anak mereka yang kini jauh lebih prima berkat asupan gizi yang terjaga secara konsisten. Program ini tidak hanya mengisi perut yang lapar, tetapi juga menanamkan fondasi kuat bagi generasi masa depan yang lebih berkualitas.