Kemayoran Gempol Membara, Pemkot Jakarta Pusat Bergerak Cepat Siapkan Posko Pengungsian
Selasa, 02 Jun 2026 00:04 WIB
Kabarmalam.com — Langit malam di kawasan Kemayoran mendadak berubah menjadi merah jingga saat kobaran api besar melahap permukiman padat penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Jakarta Pusat. Peristiwa mencekam yang terjadi pada Senin malam ini memaksa Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat untuk segera bertindak cepat dalam melakukan pendataan bangunan yang terdampak serta menyiapkan bantuan bagi para warga yang kehilangan tempat tinggal.
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, menyatakan bahwa saat ini pihaknya masih berada di lapangan untuk memantau situasi secara langsung. Proses identifikasi jumlah rumah yang hangus terbakar masih terus dilakukan oleh petugas di tengah sisa-sisa bara api yang masih menyala di lokasi kejadian.
Posko Darurat di Lapangan Yusuf Hamka
Untuk memastikan para warga yang terdampak mendapatkan tempat bernaung sementara, Pemkot Jakarta Pusat telah menginstruksikan pendirian posko pengungsian. “Kami bekerja sama dengan instansi terkait untuk membuka posko pengungsian darurat yang lokasinya tidak jauh dari titik insiden kebakaran,” jelas Arifin pada Senin (1/6/2026).
Lokasi pengungsian tersebut dipusatkan di Lapangan Yusuf Hamka, yang berada tepat di belakang Apartemen Palazo. Penempatan posko di area ini diharapkan dapat memudahkan koordinasi penyaluran bantuan logistik, makanan, dan kebutuhan medis bagi warga yang mengungsi akibat musibah kebakaran Jakarta Pusat tersebut.
33 Armada Damkar Berjibaku Melawan Api
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, mengungkapkan bahwa laporan pertama mengenai amukan si jago merah diterima petugas pada pukul 20.55 WIB. Tak butuh waktu lama, armada pertama tiba di titik kenal Masjid Jami’ Al Ikhlas pada pukul 21.05 WIB untuk langsung melakukan operasi pemadaman.
Skala api yang besar membuat pihak Gulkarmat mengerahkan kekuatan penuh. Sebanyak 33 unit mobil pemadam gabungan dengan dukungan sedikitnya 100 personel dikerahkan ke lokasi guna memadamkan api yang merambat cepat di kawasan bangunan rendah tersebut. Hingga berita ini diturunkan, status pemadaman masih berada dalam kondisi aktif atau “status merah”.
“Petugas di lapangan masih berupaya keras melokalisir api agar tidak merembet lebih luas ke bangunan lain di sekitarnya. Karakteristik permukiman yang padat memang menjadi tantangan tersendiri dalam operasi ini,” tambah Bayu.
Rekayasa Lalu Lintas dan Investigasi Lanjutan
Seiring dengan upaya pemadaman yang masif, aparat kepolisian telah melakukan penutupan ruas jalan dan pengalihan arus lalu lintas di sekitar Jalan Kemayoran Gempol. Langkah ini diambil guna menjamin kelancaran akses bagi mobil petugas damkar yang terus berlalu-lalang menyuplai air ke titik api.
Meskipun petugas telah berhasil membatasi area penyebaran api, penyebab pasti dari kebakaran hebat ini masih menyisakan tanda tanya dan dalam tahap penyelidikan mendalam. Belum ada estimasi resmi mengenai total kerugian materiil maupun laporan mengenai korban jiwa. Kabarmalam.com akan terus memantau perkembangan situasi di lokasi demi memberikan informasi terkini bagi masyarakat.