In Memoriam: Mantan Menhan Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu Berpulang ke Rahmatullah
Minggu, 31 Mei 2026 15:34 WIB
Kabarmalam.com — Indonesia kembali diselimuti awan duka. Salah satu tokoh militer paling disegani sekaligus mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, dikabarkan telah tutup usia pada Minggu (31/5/2026) siang.
Kabar duka ini dikonfirmasi secara resmi oleh Karo Infohan Setjen Kemhan, Brigjen Rico Ricardo Sirait. Beliau menyampaikan bahwa sosok patriot tersebut mengembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Kepergian sang jenderal meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga besar TNI dan seluruh elemen bangsa yang mengenal sosoknya.
Detik-Detik Kepergian Sang Jenderal
Berdasarkan keterangan yang dihimpun tim redaksi, Jenderal Ryamizard Ryacudu dinyatakan meninggal dunia tepat pada pukul 14.03 WIB. “Benar, kami mendapatkan informasi berita duka cita bahwa telah meninggal dunia Bapak Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada hari ini,” ujar Brigjen Rico saat memberikan keterangan resmi.
Pihak medis di RSPAD Gatot Subroto disebut telah melakukan upaya terbaik sebelum akhirnya sang tokoh militer senior tersebut dinyatakan wafat. Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai detail penyebab meninggalnya almarhum maupun rincian mengenai rencana prosesi pemakaman kenegaraan.
Rekam Jejak Gemilang dan Dedikasi untuk Negeri
Sepanjang hayatnya, Ryamizard dikenal sebagai figur yang memiliki disiplin baja dan loyalitas tak tergoyahkan terhadap kedaulatan NKRI. Namanya tercatat dengan tinta emas dalam sejarah militer Indonesia, terutama saat beliau menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Di bawah kepemimpinannya, banyak kebijakan strategis lahir demi memperkuat muruah TNI AD.
Puncak pengabdiannya di kancah politik nasional terjadi saat ia dipercaya mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan RI dalam kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo periode pertama. Ryamizard selalu menekankan pentingnya konsep bela negara bagi seluruh rakyat Indonesia.
Kepergian sosok yang dikenal tegas namun berwibawa ini merupakan kehilangan besar bagi sistem pertahanan nasional. Selamat jalan, Sang Jenderal. Segala dedikasi dan pengabdian tulusmu untuk Ibu Pertiwi akan selalu terukir abadi dalam ingatan bangsa.