Akhir Pelarian Begal Sadis yang Incar Petugas Damkar di Gambir, 5 Pelaku Diringkus di Apartemen
Selasa, 14 Apr 2026 16:05 WIB
Kabarmalam.com — Jejak pelarian kawanan begal yang sempat menggegerkan publik setelah menyasar seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) di Jakarta Pusat akhirnya menemui titik buntu. Tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Pusat bersama Unit Reskrim Polsek Metro Gambir berhasil meringkus lima orang terduga pelaku dalam sebuah operasi penyergapan pada Senin malam (13/4).
Kelima pelaku yang kini tengah menjalani pemeriksaan intensif tersebut diamankan di sebuah apartemen di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengonfirmasi keberhasilan penangkapan ini meski pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait peran masing-masing individu.
“Iya benar, lima pelaku begal terhadap petugas damkar sudah kami amankan. Saat ini mereka masih menjalani proses pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan dan motif mereka lebih jauh,” ujar AKBP Roby saat dikonfirmasi pada Selasa (14/4/2026).
Kronologi Kejadian: Korban Dikeroyok dan Dianiaya dengan Batu
Peristiwa kriminalitas jalanan yang menimpa Bimo Margo Hutomo (30) ini terjadi pada Kamis dini hari (2/4) di Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir. Saat itu, korban yang baru saja pulang dari kediaman rekannya tiba-tiba dipepet oleh sekelompok orang tidak dikenal.
Situasi berubah mencekam ketika para pelaku mulai bertindak anarkis. Berdasarkan keterangan kepolisian, Bimo ditendang hingga jatuh dari sepeda motornya. Tidak berhenti di situ, para pelaku juga tega melakukan pengeroyokan fisik. Korban dipukul berkali-kali, bahkan kepalanya sempat dihantam dengan batu hingga mengalami luka serius.
“Korban menderita luka di bagian kepala, wajah, dan pergelangan tangan. Setelah melumpuhkan korban, para pelaku membawa kabur sepeda motor serta telepon genggam milik korban,” jelas Plt Kanit Reskrim Polsek Metro Gambir, Iptu Heri Moko, saat memberikan keterangan terpisah mengenai aksi begal sadis tersebut.
Penyelidikan dan Barang Bukti
Pihak kepolisian bergerak cepat setelah video rekaman kejadian tersebut viral di media sosial. Berbekal olah tempat kejadian perkara (TKP) dan hasil visum dari RS Tarakan, tim gabungan mulai memetakan keberadaan para pelaku. Dalam penangkapan di Jakarta Utara tersebut, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti yang diduga kuat berkaitan dengan tindak kejahatan tersebut.
Hingga saat ini, identitas detail dari kelima pelaku belum dibeberkan ke publik karena alasan pengembangan kasus. Namun, pihak Polres Metro Jakarta Pusat berjanji akan merilis keterangan lengkap dalam waktu dekat.
“Data lengkap dan identitasnya nanti akan kami sampaikan saat rilis resmi. Kami masih mendalami apakah kelompok ini juga terlibat dalam rentetan aksi serupa di lokasi lain,” tutup AKBP Roby.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kejahatan jalanan, terutama saat melintasi area yang sepi pada jam-jam rawan. Penangkapan ini diharapkan memberikan rasa aman kembali bagi warga Jakarta yang beraktivitas di malam hari.