Misteri Sapi Kurban Raksasa 1,1 Ton Berinisial ‘TIW’ di Sleman, Siapa Sosok Pengirimnya?
Jumat, 29 Mei 2026 16:04 WIB
Kabarmalam.com — Suasana menjelang perayaan hari raya di Padukuhan Gejayan, Kalurahan Condongcatur, Sleman, mendadak menjadi perbincangan hangat. Sebuah kejutan besar datang ke Masjid Fatahillah dalam bentuk seekor sapi kurban berjenis Simental dengan bobot fantastis mencapai 1,1 ton. Namun, yang menarik perhatian bukan hanya ukurannya yang masif, melainkan inisial misterius ‘TIW’ yang tertera pada tubuh sapi tersebut.
Kiriman Misterius dari Ibu Kota
Kehadiran mamalia raksasa ini sempat memancing rasa penasaran warga, terutama karena lokasi masjid tersebut berada tak jauh dari kediaman tokoh nasional, Amien Rais. Hingga saat ini, sosok di balik inisial ‘TIW’ masih menjadi teka-teki yang belum terpecahkan sepenuhnya oleh pihak takmir masjid maupun warga sekitar.
Ketua Takmir Masjid Fatahillah, Muhani, menuturkan bahwa berdasarkan informasi yang ia terima, sapi tersebut dikirim oleh seseorang yang berdomisili di Jakarta. Meski pengirimnya berasal dari ibu kota, hewan tersebut diketahui dibeli langsung dari seorang peternak di wilayah Boyolali, Jawa Tengah.
“Kami mendapatkan kabar bahwa sapi ini memang diniatkan untuk kurban di Idul Adha tahun ini. Informasi yang sampai ke kami hanya menyebutkan atas nama Pak TIW untuk dibagikan kepada warga kompleks,” ujar Muhani saat memberikan keterangan.
Langkah Antisipasi dan Persiapan Takmir
Begitu kabar mengenai kedatangan sapi jumbo ini diterima melalui kepala dukuh setempat, para pengurus masjid segera bergerak cepat. Mengingat bobotnya yang di atas rata-rata, persiapan khusus dilakukan untuk memastikan proses penyembelihan nantinya berjalan lancar dan aman tanpa kendala teknis.
Pihak takmir menyatakan rasa terima kasih yang mendalam atas kedermawanan sosok misterius tersebut. Kehadiran sapi berbobot lebih dari satu ton ini tentu menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat di Kapanewon Depok, Sleman, DIY, yang akan menerima manfaatnya.
Semangat Berbagi Tanpa Sekat
Pada Idul Adha kali ini, Masjid Fatahillah mengelola total lima ekor sapi dan 14 ekor kambing. Semangat berbagi di lingkungan ini pun terasa sangat kental dengan nilai-nilai toleransi. Lilik Prabowo, Ketua RT 01 Gejayan, menegaskan bahwa seluruh daging dari hewan kurban yang disembelih akan didistribusikan secara merata kepada seluruh warga.
“Distribusi daging dilakukan secara menyeluruh kepada warga di lingkungan sekitar, tanpa melihat atau membedakan latar belakang agama mereka. Ini adalah bentuk syukur dan kebersamaan kita semua,” pungkas Lilik. Dengan adanya kiriman sapi ‘TIW’ ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan kebahagiaan di hari raya.