Teka-teki Sapi Kurban 1,1 Ton Berlabel ‘TIW’ di Dekat Kediaman Amien Rais Terungkap
Sabtu, 30 Mei 2026 17:04 WIB
Kabarmalam.com — Perayaan Idul Adha di wilayah Sleman menyisakan sebuah cerita menarik yang mengundang rasa penasaran publik. Sebuah pemandangan tak biasa terlihat di Masjid Fatahillah, Padukuhan Gejayan, Kelurahan Condongcatur, Kabupaten Sleman, saat seekor sapi kurban berukuran raksasa dengan inisial ‘TIW’ tiba di lokasi tersebut.
Sosok Misterius dari Jakarta
Kehadiran mamalia besar berjenis metal ini sempat mengejutkan pengurus masjid dan warga setempat. Belakangan diketahui bahwa hewan kurban dengan bobot fantastis mencapai 1,1 ton tersebut bukan berasal dari warga lokal, melainkan kiriman seorang donatur misterius asal Jakarta.
Muhadi, salah satu pengurus Masjid Fatahillah, menceritakan bagaimana awal mula sapi tersebut bisa sampai ke tangan mereka. Proses koordinasi dilakukan secara berjenjang melalui aparat kewilayahan.
“Melalui Pak Babinsa Condongcatur, kemudian diteruskan ke Pak Dukuh yang akhirnya menghubungi saya. Kami diminta untuk menerima sapi kurban tersebut karena sosok berinisial Pak TIW ini memiliki keinginan khusus untuk berkurban di wilayah Sleman,” ujar Muhadi menjelaskan kronologinya.
Memilih Lokasi di Dekat Kediaman Amien Rais
Salah satu poin yang menarik perhatian adalah pemilihan lokasi penyembelihan. Ternyata, pihak pengirim secara spesifik meminta agar sapi tersebut diserahkan ke masjid yang lokasinya paling dekat dengan kediaman tokoh nasional, Amien Rais.
“Informasi yang kami terima, Pak TIW memang mencari masjid yang letaknya berdekatan dengan rumah Pak Amien Rais. Karena Masjid Fatahillah inilah yang paling dekat, maka sapi tersebut dititipkan kepada kami,” lanjut Muhadi.
Identitas yang Dirahasiakan
Meski telah menerima hewan kurban yang sangat bernilai tersebut, pengurus masjid mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa sebenarnya sosok di balik inisial ‘TIW’. Pihak donatur tampaknya sangat menjaga privasi dan memilih untuk tetap anonim dalam aksi sosialnya ini.
“Beliau dari Jakarta, namun identitas lengkapnya dirahasiakan. Pihak perantara bahkan penjual sapinya pun dipesan agar tidak membocorkan nama panjangnya. Ini murni rahasia,” tambahnya.
Setelah prosesi penyembelihan pada hari raya Idul Adha, daging dari sapi jumbo tersebut langsung didistribusikan kepada warga sekitar. Kehadiran sapi ‘TIW’ ini tidak hanya memberikan manfaat berupa daging kurban bagi masyarakat, tetapi juga menjadi warna tersendiri dalam pelaksanaan ibadah kurban di lingkungan Condongcatur tahun ini.