Ikuti Kami
kabarmalam.com

Trauma Rumah Pernah Dijarah, Uya Kuya Resmi Polisikan Akun Penyebar Hoaks 750 Dapur MBG

Husnul | kabarmalam.com
Minggu, 19 Apr 2026 18:35 WIB
Trauma Rumah Pernah Dijarah, Uya Kuya Resmi Polisikan Akun Penyebar Hoaks 750 Dapur MBG

Kabarmalam.com — Langkah tegas diambil oleh legislator dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Surya Utama atau yang lebih populer dikenal sebagai Uya Kuya. Merasa namanya dicatut dalam pusaran berita bohong terkait program strategis pemerintah, Uya resmi melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polda Metro Jaya pada Minggu, 19 April 2026.

Persoalan ini bermula dari unggahan di platform Threads dan TikTok yang menuding Anggota DPR RI tersebut mengelola 750 unit dapur untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tak ingin bola panas ini terus menggelinding liar, Uya memilih menempuh jalur hukum untuk memberikan efek jera sekaligus melindungi keluarganya dari potensi bahaya nyata.

Bayang-bayang Trauma Masa Lalu

Bagi Uya Kuya, fitnah di media sosial bukanlah perkara sepele yang bisa diabaikan begitu saja. Ia mengungkapkan bahwa langkah hukum ini merupakan bentuk perlindungan diri mengingat pengalaman pahit yang menimpa keluarganya pada tahun 2025 silam.

Baca Juga  Tragedi Berdarah di Benhil: Menguak Misteri Dua PRT yang Nekat Loncat dari Lantai 4 Kos Majikan

“Saya harus bertindak karena hoaks ini masif. Ingat, penjarahan rumah saya dulu juga dipicu oleh video-video hoaks yang dibiarkan beredar begitu saja. Banyak video lama dari TikTok saya yang diedit, ditambah narasi seolah-olah itu pernyataan saya sekarang, padahal saya tidak bicara apa-apa,” ungkap Uya dengan nada prihatin saat dikonfirmasi wartawan.

Ia juga menambahkan bahwa luka lama akibat insiden penjarahan tersebut belum sepenuhnya pulih. “Rumah yang kemarin dijarah saja sampai sekarang renovasinya belum selesai, sekarang sudah difitnah lagi. Mengapa saya terus yang jadi sasaran?” keluhnya.

Klarifikasi Soal Kepemilikan Dapur

Uya menegaskan bahwa tuduhan mengenai kepemilikan 750 dapur Makan Bergizi Gratis adalah murni karangan belaka. Ia mengaku heran dari mana angka tersebut muncul karena faktanya ia tidak terlibat dalam operasional dapur program tersebut.

Baca Juga  Tragedi Pantai Bagedur: Nelayan Lebak Ditemukan Meninggal Dunia Usai Lima Hari Hilang Terseret Arus

“Saya bingung dari mana cerita itu berasal. Sampai detik ini, saya tidak punya satu pun dapur MBG. Satu-satunya dapur yang saya miliki adalah dapur restoran saya di kawasan Benhil, namanya Asli Rasa. Itu pun bisnis pribadi, tidak ada hubungannya dengan tuduhan tersebut,” tegasnya.

Proses Hukum di Polda Metro Jaya

Laporan polisi yang dilayangkan Uya Kuya telah resmi terdaftar dengan nomor LP/B/2746/TV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan adanya laporan tersebut terkait dugaan penyebaran informasi yang menyesatkan.

Uya melaporkan akun-akun tersebut dengan jeratan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua UU ITE, khususnya terkait kejahatan informasi dan transaksi elektronik. Pasal yang disangkakan meliputi Pasal 51 Ayat (1) Juncto Pasal 35, serta pasal-pasal dalam KUHP mengenai pemalsuan informasi.

Baca Juga  Akal-akalan ASN DKI Pakai Pelat Palsu di Puncak: Niat Hindari Sorotan, Malah Berujung Sanksi

Saat ini, tim penyidik tengah melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi para pemilik akun yang bertanggung jawab atas penyebaran informasi palsu tersebut. Kasus ini diharapkan menjadi pengingat bagi pengguna media sosial untuk lebih bijak dalam membagikan konten yang belum terverifikasi kebenarannya.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul