Ikuti Kami
kabarmalam.com

Memupuk Nasionalisme, MPR RI Ajak Generasi Muda Jawa Tengah Hidupkan Nilai Luhur Bangsa lewat LKBB-PB 2026

Husnul | kabarmalam.com
Sabtu, 13 Jun 2026 19:04 WIB
Memupuk Nasionalisme, MPR RI Ajak Generasi Muda Jawa Tengah Hidupkan Nilai Luhur Bangsa lewat LKBB-PB 2026

Kabarmalam.com — Di bawah langit Semarang yang cerah, derap langkah tegap dan harmonisasi gerakan ratusan pelajar menggema di lapangan SMKN 7 Semarang. Momen ini bukan sekadar perlombaan fisik, melainkan sebuah manifestasi nyata dalam upaya memperkokoh jati diri bangsa. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI secara resmi membuka Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2026, sebuah ajang yang dirancang khusus untuk menyentuh sanubari generasi muda melalui nilai-nilai kedisiplinan dan cinta tanah air.

Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Jenderal MPR, Heri Herawan, S.H, yang hadir langsung membuka acara, menyampaikan apresiasi mendalam melihat antusiasme para peserta. Menurutnya, LKBB-PB bukan sekadar rutinitas kompetisi tahunan, melainkan instrumen strategis untuk menanamkan pemahaman mendalam mengenai ideologi negara di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

Baca Juga  Penyesuaian Harga BBM: Eddy Soeparno Tekankan Pentingnya Subsidi Tepat Sasaran demi Rakyat Kecil

Pancasila sebagai Kompas Kehidupan

Dalam orasi pembukaannya, Heri mengingatkan kembali bahwa bulan Juni memiliki makna historis yang kuat bagi Indonesia, yakni peringatan Hari Lahir Pancasila. Ia menekankan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam lima sila tersebut harus menjadi napas dalam kehidupan bermasyarakat. Dari ketuhanan hingga keadilan sosial, seluruh aspek tersebut harus terinternalisasi dalam karakter setiap pemuda.

“Nilai-nilai luhur ini adalah kompas kita dalam bernegara. Melalui kedisiplinan baris-berbaris, kita belajar tentang persatuan, kepemimpinan, dan bagaimana mengesampingkan ego pribadi demi keutuhan kelompok,” ujar Heri dalam keterangan resminya pada Sabtu (13/6/2026).

Inspirasi dari Tanah Jawa Tengah

Lebih lanjut, Heri menyoroti kekayaan sejarah Jawa Tengah yang melahirkan banyak pahlawan nasional. Ia berharap keteladanan para tokoh bangsa tersebut, yang rela berkorban tanpa pamrih, dapat menjadi sumber inspirasi bagi para siswa untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah dan negara. Implementasi nyata dari semangat kepahlawanan saat ini adalah dengan menjaga nasionalisme dan integritas di tengah persaingan global.

Baca Juga  Menakjubkan! Bendera Merah Putih 100 Meter Membentang di Karnaval Paskah Semarang 2026

Sebagai lembaga yang mengemban amanah konstitusi, MPR RI merasa memiliki tanggung jawab moral untuk terus melakukan sosialisasi Empat Pilar: Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. LKBB-PB dipilih menjadi medium karena sifatnya yang interaktif dan mampu membangkitkan jiwa korsa di kalangan pelajar.

Langkah Menuju Indonesia Emas 2045

Kompetisi tahun ini diikuti oleh 10 sekolah pilihan dari berbagai penjuru Jawa Tengah, di antaranya SMAN 1 Purwodadi, SMAN 1 Pati, SMAN 1 Purbalingga, SMAN 2 Kota Magelang, SMAN 1 Kendal, SMKN 2 Karanganyar, SMKN 1 Kedungwuni, SMAN 13 Semarang, SMAN 2 Bae Kudus, dan SMAN 1 Wonosegoro. Semangat kompetisi kian membara mengingat Jawa Tengah memegang status sebagai juara bertahan tingkat nasional pada tahun 2025 lalu.

Baca Juga  Bongkar Sengkarut Tata Kelola Parpol, KPK Desak Kewajiban Laporan Dana Pendidikan Politik hingga Pembatasan Masa Jabatan Ketum

Heri berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga nama baik sekolah serta organisasi. Juara pertama dari seleksi tingkat provinsi ini nantinya akan mewakili Jawa Tengah di ajang LKBB-PB tingkat nasional yang digelar di Jakarta pada Agustus 2026, bertepatan dengan Hari Konstitusi.

“Harapannya, kegiatan ini menjadi motivasi baru bagi generasi penerus untuk memperkokoh fondasi negara. Kita sedang menyiapkan pemimpin masa depan untuk menyongsong Indonesia Emas 2045 yang tangguh dan berintegritas,” tutupnya diiringi pemukulan gong tanda dimulainya kompetisi secara resmi.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul