Mengenang Dedikasi Bripka Anumerta Fajar Permana, Sosok Pahlawan di Balik Kelancaran Operasi Ketupat 2026
Senin, 13 Apr 2026 12:06 WIB
Kabarmalam.com — Suasana haru menyelimuti sebuah hunian di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, saat rombongan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri tiba untuk memberikan penghormatan terakhir bagi salah satu putra terbaik mereka. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, hadir secara langsung untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya Bripka (Anumerta) Fajar Permana.
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni kedinasan, melainkan wujud nyata empati dan penghargaan setinggi-tingginya dari institusi terhadap pengabdian tanpa batas seorang anggota polri. Di hadapan orang tua, istri, dan putra almarhum, Irjen Agus menyampaikan pesan khusus dari Kapolri yang menggarisbawahi bahwa jasa almarhum akan selalu terpatri dalam sejarah kepolisian.
Gugur dalam Menjaga Keteduhan Mudik
Bripka (Anumerta) Fajar Permana merupakan sosok di balik layar yang memastikan masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan aman. Ia mengembuskan napas terakhirnya pada 22 Maret 2026 saat tengah bertugas dalam pengamanan Operasi Ketupat 2026. Dedikasinya dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas dan memberikan rasa aman bagi para pemudik menjadi bukti nyata komitmennya pada negara.
“Atas seizin Bapak Kapolri, saya hadir di sini menemui keluarga Almarhum Fajar. Kami semua merasa kehilangan yang amat mendalam. Namun, pengorbanan almarhum adalah sebuah kehormatan yang tidak ternilai bagi Polri,” ungkap Irjen Agus dengan nada penuh kewibawaan saat ditemui di kediaman duka pada Senin (13/4/2026).
Kehormatan di Balik Seragam
Keberhasilan besar dalam mengelola arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026 tidak lepas dari kerja keras personel di lapangan yang kerap mempertaruhkan keselamatan pribadi. Irjen Agus menegaskan bahwa bagi setiap prajurit, tugas adalah sebuah kehormatan. Ia berharap semangat yang ditinggalkan oleh almarhum dapat memotivasi personel lainnya untuk terus memberikan pelayanan terbaik di bidang keselamatan jalan raya.
“Kami berduka, namun semangat almarhum harus tetap hidup dalam diri kita semua untuk terus mengabdi, melindungi, dan melayani masyarakat dengan tulus,” tambahnya. Doa-doa terbaik pun dipanjatkan agar almarhum mendapatkan tempat termulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan dan keikhlasan.
Warisan Inspirasi bagi Korlantas Polri
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya, Bripka Fajar Permana dikenang sebagai pahlawan keselamatan. Pengabdiannya menjadi pengingat bagi seluruh jajaran korlantas polri bahwa setiap detik tugas di jalan raya memiliki makna besar bagi keselamatan nyawa manusia. Momentum duka ini juga mempererat solidaritas antar-personel untuk semakin solid dalam menjalankan tanggung jawab profesional mereka ke depan.
Dengan berakhirnya Operasi Ketupat 2026, nama Bripka (Anumerta) Fajar Permana akan tetap dikenang bukan hanya sebagai nama di atas kertas, melainkan sebagai simbol dedikasi seorang polisi yang gugur dalam menjaga kebahagiaan jutaan keluarga yang pulang ke kampung halaman.