Tragedi di Polman: Sedang Terlelap, Seorang Lansia Luka-Luka Tertimpa Plafon Saat Rumahnya Ludes Terbakar
Senin, 15 Jun 2026 00:33 WIB
Kabarmalam.com — Sebuah insiden memilukan terjadi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, ketika si jago merah mengamuk dan menghanguskan sebuah hunian semi permanen. Di tengah kobaran api yang membumbung tinggi, seorang kakek berusia 70 tahun bernama Abd Kadir terjebak di dalam rumah dalam kondisi terlelap, hingga mengalami luka akibat tertimpa material bangunan yang runtuh.
Peristiwa mencekam ini dilaporkan terjadi pada Minggu pagi (14/6) sekitar pukul 08.00 Wita. Saat api mulai menjalar dengan cepat, Abd Kadir diketahui tengah beristirahat sendirian di rumahnya pasca melaksanakan ibadah di masjid. Kondisi rumah yang sunyi membuat korban tidak menyadari bahwa bahaya besar sedang mengintai dari bagian atap rumahnya.
Detik-Detik Penyelamatan di Tengah Kobaran Api
Keadaan berubah menjadi drastis ketika struktur bangunan mulai rapuh dimakan api. Material plafon yang terbakar tiba-tiba ambruk dan menghantam tubuh sang kakek yang masih berada di tempat tidur. “Korban sempat terkena reruntuhan plafon yang terbakar dan mengalami luka pada bagian punggung,” ujar Zakaria, salah seorang warga yang menyaksikan kejadian kebakaran tersebut.
Beruntung, teriakan minta tolong yang sempat terdengar segera memicu aksi heroik warga sekitar. Masyarakat bergegas memberikan pertolongan pertama sembari berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Diketahui saat musibah berlangsung, istri korban, Hasanah (50), sedang tidak berada di lokasi karena tengah mengunjungi rumah kerabatnya.
Respon Cepat Petugas Pemadam Kebakaran
Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, menjelaskan bahwa upaya pemadaman berlangsung cukup intens. Sebanyak lima unit armada dari tim pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memutus perambatan api agar tidak meluas ke pemukiman sekitar.
“Masyarakat dibantu oleh tim pemadam kebakaran akhirnya berhasil menjinakkan api sekitar satu jam setelah kejadian. Namun, mengingat material rumah yang mudah terbakar, bangunan beserta seluruh isinya habis tak tersisa,” tutur AKP Sandy. Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti munculnya titik api, sementara korban telah mendapatkan perawatan medis akibat luka hantaman reruntuhan tersebut.