Ikuti Kami
kabarmalam.com

Dendam Akibat Ucapan ‘Kasihan’, Pria di Bogor Tega Lempar Teman SMA dari Tol BORR

Husnul | kabarmalam.com
Senin, 25 Mei 2026 18:34 WIB
Dendam Akibat Ucapan 'Kasihan', Pria di Bogor Tega Lempar Teman SMA dari Tol BORR

Kabarmalam.com — Tabir gelap yang menyelimuti kasus penemuan jasad wanita di bawah jembatan layang Tol BORR akhirnya tersingkap. Motif di balik aksi keji M Febryan alias Ambon (26) yang tega menghabisi nyawa AA, seorang wanita yatim piatu, ternyata berakar dari luka hati yang mendalam akibat sebuah percakapan singkat yang dianggapnya sebagai penghinaan.

Reuni yang Berujung Tragedi Berdarah

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Rio Wahyu Anggoro, mengungkapkan bahwa tersangka dan korban sebenarnya adalah kawan lama semasa duduk di bangku SMA. Setelah lama tidak bersua, keduanya kembali menjalin komunikasi dan memutuskan untuk bertemu di kawasan Air Mancur pada awal Mei 2026. Namun, pertemuan yang seharusnya menjadi ajang silaturahmi itu justru menjadi benih dari rencana pembunuhan yang sangat mengerikan.

Baca Juga  Akhir Pelarian Begal Sadis yang Incar Petugas Damkar di Gambir, 5 Pelaku Diringkus di Apartemen

Dalam proses interogasi, Febryan mengaku merasa sangat terhina ketika korban menanyakan kabar orang tuanya. Saat tersangka menjawab bahwa kedua orang tuanya telah tiada, korban diduga mengeluarkan kalimat yang menyayat hati pelaku. “Korban mengatakan ‘kasihan tidak memiliki orang tua’ sambil menertawakan tersangka. Ucapan itulah yang memicu dendam membara di hati MF dan membuatnya gelap mata,” ujar Rio dalam keterangannya kepada awak media.

Rencana Pembunuhan yang Matang Selama Dua Minggu

Rasa sakit hati yang menyelimuti pikiran Febryan membuatnya menyusun rencana eksekusi selama dua minggu. Pada Jumat, 22 Mei, ia kembali mengajak korban bertemu dengan dalih ingin menghabiskan waktu bersama. Tanpa rasa curiga sedikitpun, AA menyanggupi ajakan tersebut dan berpamitan untuk pergi ‘ngopi’ pada malam hari.

Baca Juga  Bareskrim Polri Giring 11 Sindikat Narkoba Samarinda ke Jakarta, Pelaku Tak Berkutik Usai Diberi Tindakan Tegas

AA tidak menyadari bahwa di dalam tas teman lamanya itu sudah tersimpan rapi senjata tajam berupa golok dan seutas dasi berwarna biru yang akan digunakan untuk mengakhiri hidupnya. Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Bagus Azi Lesmana, menjelaskan bahwa pihaknya masih mendalami kemungkinan adanya motif lain di balik aksi kriminal yang menggemparkan warga Bogor ini. “Hingga saat ini, pengakuan tersangka masih merujuk pada motif sakit hati tunggal, namun pemeriksaan lanjutan terus kami lakukan secara intensif,” tutur Azi.

Aksi Pembuangan Jasad dan Pelarian Dramatis

Peristiwa berdarah tersebut diperkirakan terjadi pada Jumat malam di dalam kendaraan. Setelah memastikan korban tak lagi bernyawa, tersangka dengan dingin melempar tubuh AA dari atas jalan layang Tol BORR ke Jalan Raya Sholeh Iskandar (Sholis). Jasad wanita malang tersebut ditemukan warga pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.15 WIB dalam kondisi yang mengenaskan.

Baca Juga  Pelarian Berakhir! 4 Pembunuh Lansia di Rumbai Diringkus, Sang Menantu Diduga Jadi Otak Kejahatan

Aksi nekat Febryan tidak berhenti sampai di situ. Ia berupaya menghilangkan jejak dengan membawa kabur mobil milik korban. Namun, pelariannya berakhir dramatis di jalan tol. Saat berusaha menghindari kejaran petugas Polresta Bogor Kota, mobil yang dikemudikan tersangka hilang kendali hingga akhirnya terguling. Kini, pria yang terobsesi oleh dendam itu harus mendekam di balik jeruji besi dan terancam hukuman berat atas tindakan pembunuhan berencana yang dilakukannya.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul