Tragedi Kencan Berdarah di Tangsel: Wanita Asal Bogor Dirampok dan Dibuang di Pinggir Jalan Cisauk
Sabtu, 23 Mei 2026 16:04 WIB
Kabarmalam.com — Nasib malang menimpa seorang wanita berinisial LA (29) asal Cileungsi, Kabupaten Bogor. Alih-alih mendapatkan janji manis dari teman kencannya, ia justru menjadi korban aksi perampokan sadis yang membuatnya kehilangan harta benda hingga nyaris kehilangan nyawa di kawasan Tangerang Selatan.
Modus Janji Manis di Balik Penginapan
Kisah kelam ini bermula saat LA memutuskan untuk menemui seorang pria berinisial MK alias Kecot (33) pada Senin malam. Dengan mengendarai mobil Honda Brio miliknya, korban menempuh perjalanan jauh dari Bogor menuju Tangerang demi sebuah kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya melalui janji temu. Mereka akhirnya bersua di sebuah titik di pinggir jalan sebelum beranjak menuju sebuah apartemen di kawasan Serpong.
Berdasarkan keterangan dari Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, pelaku menjanjikan uang sebesar Rp 2 juta kepada korban setelah melakukan hubungan badan. Namun, setelah melewati waktu bersama hingga menjelang siang hari berikutnya, janji tersebut hanyalah isapan jempol belaka. Kecot justru mulai melancarkan siasat licik untuk menguasai harta milik LA.
Aksi Penyekapan dan Ancaman Senjata Tajam
Drama kejahatan jalanan ini memuncak pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Setelah meninggalkan apartemen dan menyempatkan diri makan, pelaku mengajak korban berkeliling dengan alasan ingin menjemput rekannya yang bernama Senet di kawasan Cisauk. Tanpa rasa curiga yang mendalam, LA mengikuti kemauan pelaku. Namun, situasi berubah mencekam saat Senet naik ke kursi belakang mobil.
Di tengah perjalanan yang sunyi, Kecot tiba-tiba merampas ponsel iPhone yang tengah dimainkan oleh korban. Suasana semakin panas ketika pelaku melontarkan ancaman maut. “Lu diem jangan banyak omong, kalau lu kaga mau celaka, ini mobil mau gua ambil gua mau jual,” ujar pelaku dengan nada beringas sebagaimana disampaikan pihak kepolisian.
Tak berhenti di situ, para pelaku juga menodongkan sebilah celurit ke arah leher dan perut korban untuk melumpuhkan perlawanan. Dalam kondisi ketakutan luar biasa dan terdesak, tangan korban kemudian diikat. Korban yang sudah tak berdaya itu lantas ‘dibuang’ oleh kedua pelaku di pinggir jalan sepi di wilayah Cisauk, Kabupaten Tangerang.
Satu Pelaku Berhasil Diringkus, Rekannya Masih Buron
Setelah para pelaku melarikan diri dengan membawa kabur mobil Honda Brio dan iPhone miliknya, LA berusaha mencari pertolongan dengan berjalan kaki. Beruntung, ia bertemu dengan saksi yang kemudian mendampinginya melapor ke Polsek Cisauk. Berbekal laporan tersebut, tim buser segera bergerak cepat melakukan penyelidikan terhadap kasus pencurian dengan kekerasan ini.
Hanya dalam waktu singkat, petugas berhasil menciduk MK alias Kecot pada Kamis pagi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Saat ini, kepolisian masih terus melakukan pengejaran intensif terhadap Senet yang telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Kasus ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus kejahatan yang diawali dari kencan online atau pertemuan dengan orang yang baru dikenal.