Tragedi Maut di Jalan Raya Gedangan Sidoarjo: Dua Gadis Belia Tewas Usai Terlindas Truk Molen
Sabtu, 16 Mei 2026 23:04 WIB
Kabarmalam.com — Sebuah peristiwa memilukan kembali terjadi di jalan raya, merenggut nyawa dua tunas muda yang belum genap berusia dewasa. Jalan Raya Gedangan, Sidoarjo, menjadi saksi bisu kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor dan sebuah truk molen pada Sabtu sore (16/5/2026).
Insiden nahas ini terjadi sekitar pukul 16.20 WIB, tepat saat arus lalu lintas dari arah Sidoarjo menuju Waru sedang mengalir. Peristiwa yang menyisakan duka mendalam ini berlokasi di titik sebelum lampu merah atau traffic light perempatan Gedangan.
Kronologi Kecelakaan yang Merenggut Nyawa
Dua korban yang diidentifikasi sebagai AF (13) dan LF (10) tengah berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat. AF yang berada di posisi pengemudi diduga kehilangan kendali atas kendaraannya saat berusaha melakukan manuver untuk berpindah jalur. Di jalur yang padat tersebut, motor yang mereka tumpangi terjatuh ke arah aspal.
Nahas, di saat yang bersamaan, sebuah truk molen Dynamix yang dikemudikan oleh Muhammad Alvian (25), pria asal Medan, melaju dari arah yang sama. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi truk tidak sempat menghindar. Kedua bocah perempuan tersebut terjatuh tepat di jalur lintasan truk besar itu hingga terlindas oleh roda bagian belakang.
Evakuasi dan Penanganan Pihak Kepolisian
Kanit Lantas Polsek Gedangan, Iptu Slamet, mengonfirmasi terjadinya kecelakaan maut tersebut. Ia menjelaskan bahwa kedua korban mengalami luka yang sangat berat, terutama pada bagian kepala, yang menyebabkan keduanya mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor Honda Beat dengan truk molen di Jalan Raya Gedangan, tepat sebelum perempatan,” ungkap Iptu Slamet saat dikonfirmasi media.
Tak lama setelah kejadian, petugas kepolisian segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti awal. Jenazah kedua korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Sidoarjo untuk proses lebih lanjut.
Peringatan bagi Orang Tua
Pihak kepolisian saat ini masih mendalami penyebab pasti kecelakaan melalui penyelidikan lebih lanjut dan pemeriksaan saksi-saksi di lapangan. Tragedi ini kembali menjadi pengingat keras bagi para orang tua untuk lebih waspada dan tidak membiarkan anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor sendiri di jalan raya.
Kurangnya kecakapan dan kontrol emosional pada pengendara di bawah umur seringkali berujung pada insiden fatal yang merugikan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Hingga berita ini diturunkan, kasus kecelakaan tersebut tengah ditangani secara intensif oleh unit lantas Polsek Gedangan.