Ikuti Kami
kabarmalam.com

Kesaksian Pilu Mertua Kacab Bank: Detik-Detik Penculikan Terekam CCTV hingga Luka Lebam di Jasad Korban

Husnul | kabarmalam.com
Senin, 11 Mei 2026 20:40 WIB
Kesaksian Pilu Mertua Kacab Bank: Detik-Detik Penculikan Terekam CCTV hingga Luka Lebam di Jasad Korban

Kabarmalam.com — Tabir gelap yang menyelimuti kasus kematian tragis M. Ilham Pradipta, seorang Kepala Cabang (Kacab) bank ternama di Jakarta, mulai tersingkap dalam ruang sidang. Iwan, mertua korban, memberikan kesaksian yang menggetarkan hati di Pengadilan Militer Jakarta II-08, Jakarta Timur, Senin (11/05/2026).

Dalam persidangan tersebut, Iwan membeberkan momen mencekam saat dirinya pertama kali melihat rekaman CCTV yang menangkap detik-detik penculikan menantunya tersebut. Visual dari kamera pengawas itu memperlihatkan sebuah penyergapan yang terencana dan dingin di lokasi kejadian.

Detik-Detik Penyergapan yang Terekam Jelas

Menurut penuturan Iwan, kejadian bermula saat Ilham berjalan menuju kendaraannya. “Almarhum sedang berjalan mendekati mobilnya dari sisi kanan. Begitu dia sampai di depan pintu sopir, tiba-tiba sebuah mobil putih yang parkir tepat di sebelahnya terbuka,” kenang Iwan dengan nada berat saat menjawab pertanyaan oditur militer.

Baca Juga  PDIP Tegas Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah: Menyerahkan Nyawa Partai ke Penguasa?

Tanpa sempat melakukan perlawanan berarti, Ilham langsung disergap oleh sejumlah orang dan ditarik paksa masuk ke dalam mobil putih tersebut. “Mobil itu langsung melesat meninggalkan TKP,” tambahnya. Kabar memilukan ini pertama kali diterima Iwan melalui telepon dari adik istrinya yang juga mengirimkan potongan video CCTV tersebut sebagai bukti nyata aksi pembunuhan yang berawal dari penculikan ini.

Luka Fisik yang Menjadi Saksi Bisu Kekejaman

Tak hanya soal penculikan, Iwan juga memberikan keterangan mendalam mengenai kondisi fisik jenazah korban saat berada di RS Polri. Ia mengaku melihat langsung tubuh menantunya sebelum dimandikan pasca-autopsi. Penemuan luka-luka di tubuh Ilham seolah menceritakan penderitaan yang dialaminya sebelum menghembuskan napas terakhir.

Baca Juga  Kembalikan Marwah Ikon Jakarta, Pramono Anung Larang Keras Ondel-ondel Ngamen di Jalanan

“Saya melihat ada bekas lilitan di bagian kepala, lebarnya sekitar dua atau tiga jari. Tampak sangat ketat membekas di sana,” ungkap Iwan. Selain itu, terdapat lebam kemerahan di bagian dada dan bekas merah melingkar di area leher. Di tangan kanan dan kiri korban juga ditemukan bintik-bintik hitam misterius yang jumlahnya cukup banyak.

Iwan menambahkan, meski hanya diperbolehkan melihat hingga batas pusar, ia sempat menangkap adanya bekas ikatan di pergelangan kaki korban. Kesaksian ini memperkuat dugaan adanya tindakan kekerasan berlebih yang dilakukan oleh para pelaku terhadap kacab bank tersebut.

Tuntutan Keadilan Terhadap Oknum Prajurit

Sebagai sosok ayah yang kehilangan menantu tercintanya, Iwan menegaskan harapannya agar para pelaku dijatuhi hukuman seberat-beratnya. Baginya, tindakan para prajurit TNI yang terlibat telah mencoreng nama baik institusi dan melanggar sumpah prajurit.

Baca Juga  Drama Sidang Air Keras Andrie Yunus: Dua Terdakwa Ngaku Terpapar Cairan Kimia Saat Beraksi

“Sudah selayaknya mereka dihukum setimpal dengan perbuatan dan akibat yang ditimbulkannya. Mereka telah mengkhianati kehormatan bangsa dan korps mereka sendiri,” tegasnya di hadapan majelis hakim.

Kasus yang menyita perhatian publik ini melibatkan total 16 terdakwa, yang terdiri dari oknum TNI dan warga sipil. Dalam sidang militer kali ini, fokus utama tertuju pada tiga terdakwa dari unsur militer, yakni Serka Mochamad Nasir (MN), Kopda Feri Herianto (FH), dan Serka Frengky Yaru (FY).

Tentang Penulis
Husnul
Husnul