Kembalikan Marwah Ikon Jakarta, Pramono Anung Larang Keras Ondel-ondel Ngamen di Jalanan
Sabtu, 11 Apr 2026 14:07 WIB
Kabarmalam.com — Langkah tegas diambil oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjaga kehormatan simbol kebudayaan mereka. Gubernur Jakarta, Pramono Anung, secara resmi menyatakan bahwa figur raksasa Ondel-ondel tidak boleh lagi disalahgunakan sebagai alat untuk mengamen di jalanan ibu kota.
Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan. Menurut Pramono, Ondel-ondel memiliki nilai filosofis dan sejarah yang mendalam bagi masyarakat. Membiarkan ikon tersebut berdiri di lampu merah atau trotoar untuk meminta sumbangan dinilai merendahkan martabat budaya Betawi yang seharusnya dijunjung tinggi dan dihormati.
Menjaga Martabat Ikon Jakarta
Saat memberikan keterangan di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (11/4/2026), Pramono menegaskan bahwa Ondel-ondel adalah identitas kota yang harus diletakkan pada tempat yang semestinya. Beliau menekankan bahwa marwah dari boneka raksasa ini harus tetap terjaga sebagai warisan leluhur yang membanggakan.
“Ondel-ondel itu adalah trademark atau ikon Jakarta. Kami telah memutuskan untuk melarang penggunaan Ondel-ondel untuk aktivitas mengamen di jalanan,” ujar Pramono dengan nada lugas di hadapan para awak media.
Langkah Persuasif dan Peran Satpol PP
Meski larangan telah ditetapkan secara resmi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan langsung bertindak represif terhadap warga yang masih nekat. Pramono Anung menjelaskan bahwa pihaknya akan mengedepankan pendekatan edukatif terlebih dahulu kepada para pelaku pengamen Ondel-ondel agar mereka memahami pentingnya menjaga nilai seni tersebut.
Kendati demikian, pengawasan ketat tetap akan dijalankan secara konsisten. Gubernur telah menginstruksikan jajaran Satpol PP untuk melakukan penertiban di berbagai titik keramaian yang sering dijadikan lokasi mengamen. “Kami akan berikan edukasi terlebih dahulu. Namun, saya tetap meminta petugas Satpol PP untuk sigap melarang mereka beroperasi di tempat-tempat yang tidak semestinya,” tambahnya.
Visi Masa Depan: Perayaan 500 Tahun Jakarta
Alih-alih membiarkannya terlunta-lunta di jalanan, pemerintah memiliki visi untuk mengangkat kembali derajat Ondel-ondel dalam ajang-ajang bergengsi. Pramono membocorkan rencana besar untuk melibatkan kesenian ini dalam perayaan megah menyambut usia Jakarta yang ke-500 tahun mendatang.
Dengan kebijakan baru ini, diharapkan masyarakat tidak lagi memandang Ondel-ondel sebagai objek pengumpul rupiah di pinggir jalan, melainkan sebagai sebuah mahakarya seni yang patut dibanggakan dalam festival-festival kebudayaan resmi yang bertaraf internasional.