Ikuti Kami
kabarmalam.com

Aksi Penghadangan Mobil LCGC di Puncak Pass Viral, Diduga Hindari Kejaran Debt Collector

Husnul | kabarmalam.com
Rabu, 13 Mei 2026 16:34 WIB
Aksi Penghadangan Mobil LCGC di Puncak Pass Viral, Diduga Hindari Kejaran Debt Collector

Kabarmalam.com — Suasana tenang di kawasan Puncak Pass, Cianjur, mendadak mencekam setelah sebuah rekaman video amatir memperlihatkan keributan antara pengemudi mobil LCGC dengan sejumlah pengendara motor. Insiden yang terjadi di tengah jalur wisata tersebut viral di jagat maya setelah memperlihatkan upaya penghadangan yang cukup dramatis menggunakan fasilitas jalan.

Ketegangan di Tengah Jalur Wisata

Dalam rekaman yang beredar luas, sebuah mobil LCGC berwarna putih terlihat berusaha memutar arah di tengah jalan raya yang cukup padat. Situasi semakin memanas ketika sejumlah pria yang diduga merupakan penagih utang atau debt collector mencoba menghentikan laju kendaraan tersebut. Tak tanggung-tanggung, sebuah water barrier pun diseret ke tengah jalan untuk menutup celah pelarian sang pengemudi.

Baca Juga  Krisis Sampah Jakarta: Pansus DPRD DKI Pacu Inovasi Bank Sampah Guna Dekonsentrasi Bantargebang

Di dalam mobil, terlihat seorang pria di balik kemudi didampingi oleh seorang penumpang wanita. Keduanya terlibat cekcok mulut yang cukup sengit dengan kelompok pemotor yang mengepung mereka, sementara warga sekitar dan wisatawan yang melintas hanya bisa menyaksikan kejadian tersebut dengan penuh tanda tanya di dekat plang ikonik bertuliskan ‘Puncak Pass’.

Penjelasan Pihak Kepolisian

Menanggapi keresahan publik, pihak kepolisian segera memberikan klarifikasi terkait peristiwa yang meresahkan pengguna jalan tersebut. Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, membenarkan bahwa insiden itu terjadi pada Senin, 11 Mei 2026, sekitar pukul 16.30 WIB.

“Telah terjadi keributan antara pengendara sepeda motor dan mobil pada sore hari di kawasan Puncak,” ungkap Aang saat dikonfirmasi oleh tim redaksi pada Rabu (13/5/2026). Ia menambahkan bahwa perselisihan tersebut diduga kuat dipicu oleh upaya pengemudi mobil untuk menghindari kejaran para penagih utang yang terus membuntutinya sejak awal perjalanan.

Baca Juga  Menguak Gurita Pemerasan di Pemkab Cilacap, KPK Cecar Plt Bupati Ammy Amalia Soal Setoran Berjenjang

Berakhir Secara Kekeluargaan

Meski sempat menghebohkan masyarakat di Cianjur dan sekitarnya, kasus ini ternyata tidak berlanjut ke ranah hukum formal. AKP Aang menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dari saksi mata di lapangan, kedua belah pihak memilih untuk menempuh jalan damai tak lama setelah keributan mereda.

“Informasi yang kami himpun dari masyarakat, pengemudi memang dikejar oleh pihak ‘matel’ (mata elang). Namun, permasalahan tersebut langsung diselesaikan secara kekeluargaan di lokasi kejadian,” jelasnya. Lebih lanjut, pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ada laporan resmi yang masuk ke Polsek Pacet maupun Satlantas Polres Cianjur terkait insiden ini.

Walaupun berakhir damai, pihak kepolisian tetap mengimbau kepada masyarakat dan pihak eksternal penagih utang agar tetap mematuhi aturan hukum yang berlaku. Aksi-aksi penghadangan di jalan raya sangat berisiko memicu kecelakaan lalu lintas serta mengganggu ketertiban umum di jalur strategis seperti Puncak.

Baca Juga  Tragedi Kereta Bekasi: Enam Tahun Dinanti, Ristuti Pulang ke Wonogiri dalam Balutan Duka
Tentang Penulis
Husnul
Husnul