Gema Waisak 2026: Kemayoran Bersiap Sambut Pindapata Nasional, Simak Rekayasa Lalin Jakarta Berikut
Jumat, 08 Mei 2026 19:34 WIB
Kabarmalam.com — Langit Jakarta akan diwarnai kekhidmatan ritual spiritual pada akhir pekan ini. Kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, bersiap menjadi saksi kemegahan Gema Waisak Pindapata Nasional yang akan digelar pada Minggu, 10 Mei 2026. Acara ini merupakan bagian tak terpisahkan dari rangkaian Vesakha Sananda guna menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE yang puncaknya jatuh pada akhir Mei mendatang.
Khidmat Pindapata di Jantung Kemayoran
Berdasarkan arahan dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama, perhelatan Gema Waisak tahun ini membawa misi sosial dan spiritual yang mendalam. Fokus utama acara adalah Pindapata Nasional, sebuah tradisi mulia dalam ajaran Buddha di mana umat memberikan dana berupa makanan dan kebutuhan pokok kepada para bhikkhu.
Sebanyak 78 Bhikkhu dari Saṅgha Theravāda Indonesia dijadwalkan hadir untuk melakukan prosesi berjalan tenang di sepanjang Jalan Benyamin Sueb. Ritual yang dimulai pukul 06.30 WIB ini tidak hanya menjadi simbol praktik kebajikan, tetapi juga momentum penguatan nilai toleransi dan kepedulian sosial di tengah hiruk-pikuk metropolitan.
Informasi Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatif
Guna memastikan kelancaran prosesi religi tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas. Penyesuaian arus ini akan diberlakukan pada Minggu pagi, mulai pukul 05.00 WIB hingga 10.00 WIB di sekitar lokasi kegiatan.
Berikut adalah poin-poin penting penutupan dan pengalihan arus:
- Jalur Cepat Jalan Benyamin Sueb Sisi Barat: Penutupan dilakukan mulai dari simpang Jalan Angkasa hingga simpang Jalan Damar.
- Jalur Cepat Jalan Benyamin Sueb Sisi Timur: Penutupan dimulai dari simpang Jalan Damar menuju arah Jalan Angkasa/Jalan Puma Raya.
Bagi Anda yang hendak melintas, berikut adalah rute alternatif yang disarankan:
- Dari Utara (Ancol) menuju Selatan (Kemayoran Gempol): Pengendara dapat beralih dari jalur cepat ke jalur lambat Jalan Benyamin Sueb, kemudian menyusuri Jalan Kemayoran Gempol.
- Dari Selatan (Kemayoran Gempol) menuju Utara (Ancol): Pengguna jalan diarahkan melalui jalur lambat Jalan Benyamin Sueb menuju Jalan Lodan.
Kantong Parkir dan Akses Transportasi Umum
Panitia dan pemerintah setempat sangat melarang masyarakat untuk memarkirkan kendaraan di badan jalan demi menjaga ketertiban. Sebagai solusinya, telah disediakan kantong parkir resmi dengan kapasitas besar di dua titik utama:
- JIExpo Kemayoran: Tersedia lahan untuk 2.493 mobil dan 1.350 sepeda motor.
- Mega Glodok Kemayoran: Menyediakan ruang untuk 1.994 mobil dan 1.800 sepeda motor.
Bagi warga yang ingin menyaksikan prosesi dengan transportasi umum, layanan Transjakarta dan KRL tetap beroperasi normal dengan penyesuaian lapangan. Anda dapat menggunakan Transjakarta rute 14 (JIS – Senen) atau rute 1W (Blok M – Ancol) dan turun di Halte Kemayoran atau JIEXPO. Pengguna kereta dapat turun di Stasiun Ancol untuk melanjutkan perjalanan menuju lokasi.
Kabarmalam.com mengimbau seluruh masyarakat yang berencana beraktivitas di kawasan Kemayoran pada Minggu pagi untuk berangkat lebih awal dan selalu mematuhi arahan petugas di lapangan demi kenyamanan bersama.