Ikuti Kami
kabarmalam.com

Jejak Pelarian Berakhir, Pendiri Ponpes di Pati yang Cabuli Santriwati Diciduk di Rumah Juru Kunci

Husnul | kabarmalam.com
Kamis, 07 Mei 2026 11:35 WIB
Jejak Pelarian Berakhir, Pendiri Ponpes di Pati yang Cabuli Santriwati Diciduk di Rumah Juru Kunci

Kabarmalam.com — Pelarian panjang AS, oknum pendiri pondok pesantren asal Pati yang terjerat kasus asusila terhadap sejumlah santriwatinya, akhirnya menemui titik buntu. Pria yang tega menodai kepercayaan wali santri ini berhasil diringkus oleh jajaran kepolisian saat bersembunyi di wilayah Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Lokasi persembunyian AS tergolong cukup terpencil, yakni di kediaman seorang juru kunci petilasan di Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro. Penangkapan dramatis ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah (Jateng), Kombes Muhammad Anwar Nasir. Menurut keterangannya, tersangka dibekuk pada pagi buta, tepatnya pukul 04.45 WIB.

Kronologi Penangkapan dan Pengintaian

Penangkapan ini bukan merupakan kebetulan belaka, melainkan hasil dari operasi pengintaian atau surveillance yang intensif dilakukan oleh tim Jatanras Polda Jateng. Anwar menjelaskan bahwa anggotanya sempat berpapasan dengan tersangka di jalanan sekitar lokasi persembunyian sebelum akhirnya melakukan penyergapan.

Baca Juga  Kasus Pemukulan Bro Ron Berakhir Damai, Waketum PSI: Ini Murni Miskomunikasi

“Anggota tim Jatanras sebenarnya sedang melakukan pengintaian dan secara tak sengaja berpapasan dengan tersangka di jalan. Begitu dipastikan itu adalah target, petugas langsung bergerak cepat melakukan penangkapan,” ujar Anwar saat memberikan keterangan resmi.

Setelah berhasil diamankan di jalan, petugas kemudian menggiring AS kembali ke rumah juru kunci makam yang menjadi tempat pelariannya untuk dilakukan penggeledahan mendalam guna mencari barang bukti tambahan terkait kekerasan seksual yang dilakukannya.

Sembunyi Seorang Diri Tanpa Perlawanan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, AS diketahui tinggal seorang diri di rumah juru kunci tersebut selama masa pelariannya dari kejaran hukum. Sosok yang sempat disegani di lingkungan ponpes Pati tersebut kini hanya bisa tertunduk lesu saat tangan-tangan petugas memborgolnya.

Baca Juga  Pastikan Swasembada Bukan Sekadar Klaim, Habiburokhman Tinjau Kesiapan Stok Beras di Gudang Bulog

Kombes Anwar Nasir juga menambahkan bahwa proses penangkapan berjalan dengan kondusif. Meski sempat berpindah-pindah tempat untuk menghindari deteksi polisi, AS tidak memberikan perlawanan berarti saat dikepung oleh petugas di lapangan.

“Di rumah juru kunci itu dia memang tinggal sendiri. Saat ditangkap, yang bersangkutan bersikap kooperatif dan tidak ada perlawanan,” pungkas Anwar. Kini, tersangka telah dibawa ke markas kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya yang telah merusak masa depan para santriwatinya.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul